Bupati Sikka NTT Khawatir Logistik Warga Pulau Palue Menipis: Kemarin Sudah Makan Singkong Saja

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Juventus Prima Yoris Kago (kanan), menyampaikan keterangan mengenai dampak gempa di wilayahnya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (18/8/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Juventus Prima Yoris Kago khawatir persediaan logistik masyarakat Pulau Palue yang terdampak gempa bumi M7,7 pada Sabtu (15/8/2026) lalu, semakin menipis.

Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (18//2026), Juventus menjelaskan, akses jalan di Pulau Palue tertutup longsor akibat gempa, dan berdampak pada terisolasinya lima desa di daerah itu.

Ia mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membuka akses jalan tersebut.

“Karena dengan membuka akses, membersihkan semua jalan-jalan longsor, ada lima desa di wilayah pegunungan yang bisa kemudian segera didistribusi logistiknya,” kata dia.

Juventus juga mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gubernur NTT terkait opsi pendistribusian bantuan melalui jalur udara.

Baca Juga: BMKG Catat 2.119 Gempa Susulan di NTT, Ini Penyebabnya

“Saya sebenarnya meminta ada opsi lain yang bisa diatur bukan hanya lewat laut tapi lewat lewat udara. Katakanlah dengan pesawat, dengan helikopter, atau dengan pesawat dan lain sebagainya,” tambahnya.

Juventus khawatir jika akses jalan tidak segera dibuka, persediaan logistik warga Pulau Palue akan semakin menipis.

“Sehingga kemudian saya merasakan benar, kalau semakin lama akses logistik mereka semakin menipis, itu sayang, karena hingga kemarin malam saja kami sudah makan dengan singkong saja,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapannya pada Kementerian Perhubungan agar menyediakan kapal feri di Sikka untuk mengangkut alat berat ke Pulau Palue.

“Hingga pagi tadi saya dikonfirmasi bahwa ini butuh feri,” kata dia.

Dia mengaku telah mencoba menghubungi Wakil Menteri Perhubungan untuk menyampaikan kebutuhan kapal feri tersebut, namun belum mendapatkan respons.

“Kami saya tadi berkomunikasi mencoba mengontak Pak Wamen Perhubungan belum direspons. Saya minta tolong ada feri yang beroperasi dari ASDP Kementerian Perhubungan yang beroperasi di Kabupaten Sikka,” harapnya.

Baca Juga: Gempa NTT: Pemulihan Jaringan Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir 100 Persen

“Kami minta tolong untuk feri ini kami pakai dulu, dalam hal ini untuk membantu memperlancar hubungan atau jalur apa distribusi ke Pulau Palue. Saya tadi sudah koordinasi belum direspons,” ulangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil diskusi antara pihaknya dan Balai Jalan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berniat mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses di Pulau Palue yang masih terisolasi.

Tapi, kata Juventus, untuk mengangkut alat berat dari Sikka ke Pulau Palue diperlukan kapal feri.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gempa bumi ntt
  • bupati sikka
  • pulau palue
  • warga terdampak gempa ntt
  • gempa NTT
  • korban gempa NTT
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ini Kata Jonatan Christie Usai Lewati Adangan Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2026
• 19 menit lalu
0
thumb
Limpahan Data Center Regional, DCII hingga DSSA Jadi Sorotan
• 9 jam lalu
0
thumb
Dari Palestina Untuk Indonesia, Seniman Asal Gaza Beri Hadiah Manis Lukisan di Puing Reruntuhan 
• 13 jam lalu
0
thumb
IHSG Menguat 46,94 Poin dan Dibuka di Level 6.448 pada Perdagangan Selasa
• 5 jam lalu
0
thumb
Kebiasaan yang Bikin Orang Tidak Betah Ngobrol Denganmu
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.