Neeltje Deliana, Paskibraka asal Papua Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana, Sempat Gugup tapi Bangga

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Neeltje Deliana, Paskibraka asal Papua Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana, Sempat Gugup tapi BanggaNasional | sindonews | Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:12Dengarkan Berita

Perasaan gugup sempat dirasakan Neeltje Deliana Insjowi Werimon saat mengikuti Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore (17/8/2026). Kala itu, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Papua tersebut bertugas membawa baki dan menyerahkan kembali Sang Merah Putih kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Semua mata sempat tertuju kepada Neeltje saat ia berjalan pelan menaiki satu per satu anak tangga Istana Merdeka. Meski mengaku grogi, Neeltje berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Rasa gugup yang sempat dialaminya pun berubah menjadi kebanggaan ketika ia berhadapan langsung dengan Prabowo.

Baca juga: Bukan Kain Biasa, Ini Kisah di Balik Bendera Pusaka Merah Putih Buatan Fatmawati

“Tentunya pertama gugup sekali karena harus melakukan tugas yang sangat berat ini. Tetapi di sisi lain juga excited karena bisa melakukan pengibaran di Istana Negara dan juga bertemu dengan Bapak Presiden,” kata Neeltje ditemui usai menjalankan tugasnya.

Baca Juga:Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Pangandaran, 2 Temannya Selamat

Neeltje, yang merupakan siswi SMA Negeri 8 Kota Jayapura, Papua, mengaku tugas tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Namun, meski merasa lega telah menjalankan tugas dengan baik, ia juga merasakan haru yang mendalam. Sebab, dengan berakhirnya rangkaian Puncak Peringatan HUT ke-81 RI, ia pun harus berpisah dengan anggota Paskibraka lainnya yang telah dianggapnya sebagai teman.

Baca juga: Atraksi Spektakuler Kopassus di HUT ke-81 RI, Terjun Payung Bawa Bendera Bergambar Prabowo

Neeltje dan anggota Paskibraka lainnya menjalani pelatihan bersama selama kurang lebih satu bulan. Rangkaian pelatihan, mulai dari pembekalan hingga pelatihan fisik dan mental, membuat ia dan anggota Paskibraka lainnya menjadi semakin dekat dan akrab.

“Itu karena kurang lebih selama satu bulan ini kita sudah bekerja keras, latihan fisik dan juga mental setiap hari. Dan akhirnya hari ini tugas itu selesai, dan kita juga merasa sangat lega,” ujarnya.Bagi Neeltje, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk kembali mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

Baca Juga:MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal

Berkat jasa para pahlawan di masa lalu, generasi muda Indonesia kini memiliki kesempatan untuk mengejar impiannya masing-masing, termasuk Neeltje yang bercita-cita menjadi insinyur pertambangan.

Ia berharap pengalaman selama menjalani pendidikan dan pelatihan Paskibraka dapat menjadi bekal bagi kehidupannya ke depan sekaligus membantunya menggapai impian tersebut.

“Menurut saya, memaknai hari kemerdekaan itu kita menghargai semua jasa-jasa pahlawan kita yang sudah bertempur untuk kemerdekaan kita,” tuturnya.

Terakhir, Neeltje juga menyampaikan doa dan harapannya kepada Prabowo agar senantiasa diberikan kesehatan dan panjang umur dalam mengemban tugas sebagai pemimpin Indonesia.

“Semoga Bapak panjang umur, sehat selalu, dan bisa melihat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang jauh lebih baik lagi, dan bisa melihat kami generasi muda menjadi harapan baru bangsa,” tutupnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alutsista TNI AU warnai upacara HUT RI, KSAU ungkap pesan di baliknya
• 16 jam lalu
0
thumb
IHSG Kuartal III 2026 Diprediksi Melesat di Kisaran 7.000
• 11 menit lalu
0
thumb
Amran Copot 14 Pejabat Kementan Terkait Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Rupiah
• 3 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Beri Hormat saat Marching Band Unhan Tampil di Karnaval
• 13 jam lalu
0
thumb
Datalabs Launches Gemini Enterprise Xperience Center to Help Bring Enterprise AI to Life
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.