Jalan Kebon Jeruk (Bonjer) Tiga dikenal sebagai salah satu surganya sparepart motor di Jakarta. Kehadiran toko onderdil di marketplace dalam beberapa tahun terakhir mulai berdampak kepada pedagang yang sudah lama berjualan di kawasan tersebut.
Salah satu pedagang yang merasakan perubahan itu adalah Ignes, pemilik toko onderdil Aneka Sakti. Semenjak buka dari tahun 1970, ia menyebut dampak marketplace baru terasa dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau tahun 2019 masih masih ramai, belum terasa dampak online-nya. Sekarang baru mulai, sekitar dua sampai tiga tahun terakhir ini dampaknya mulai berasa,” ujar Ignes saat ditemui di Jakarta Barat, Jumat (14/8).
Menurut Ignes, perubahan paling terlihat dari jumlah konsumen yang datang langsung ke toko. Ia bilang kondisi Bonjer Tiga saat ini masih cukup ramai, tapi tidak lagi seramai sebelum pembelian suku cadang online semakin berkembang.
“Ramai sekali sudah tidak, tapi masih bisa bertahan untuk karyawan-karyawan. Dulu itu tahun 90-an penuh, bahkan dari sini kami tidak bisa lihat ke toko seberang karena penuh pengunjung,” tuturnya.
Ia menyampaikan, keberadaan marketplace membuat konsumen kini punya pilihan lain untuk mencari onderdil tanpa harus datang langsung ke Bonjer Tiga. Ignes menilai toko fisik masih punya keunggulan sebab konsumen bisa langsung melihat barang dan berkonsultasi mengenai kebutuhan motornya.
Aneka Sakti sendiri merupakan toko yang berfokus meniagakan sparepart motor merek Jepang, seperti Yamaha, Honda, dan Suzuki. Barang-barang yang dijual pun didominasi produk orisinil, tapi dengan harga yang lebih ekonomis.
Selain sparepart, oli dan ban menjadi dua jenis barang yang paling banyak dicari konsumen. Untuk oli, pilihan merek yang tersedia cukup beragam, mulai dari Castrol, Idemitsu, Enduro, sampai Motul.
"Oli sama ban lebih laku di sini. Kalau sparepart kan orang belinya juga enggak banyak ya, paling tiga sampai lima item gitu. Jadi, sama seperti bengkel-bengkel lainnya," tutup Ignes.






Komentar (0)