Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyebut pemerintah telah mengirimkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp 100 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari anggaran penanganan bencana Bapanas di APBN.
“Baru kami mau berangkat hari ini atau besok, tapi bantuan kami sudah kirim sampai dengan hari ini kurang lebih Rp 100 miliar sebagai Kepala Bapanas,” kata Amran di Kantor Kementan, Selasa (18/8).
Amran menyebut bantuan yang dikirim berupa beras. Pemerintah juga membuka kemungkinan menyalurkan minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Amran memastikan bantuan beras sudah tersedia di NTT. Penyaluran dilakukan melalui Perum Bulog.
“Hari bencana hari Sabtu langsung kami ambil keputusan yang butuh beras Bulog, kami telepon Dirut Bulog yang butuh beras diberi nanti tanda tangannya menyusul malam baru saya tanda tangan, karena ini kemanusiaan nggak boleh ditunda,” terangnya.
Perkuat Stok Beras 5 Kali Lipat di NTTAmran juga memastikan stok beras di wilayah bencana dalam keadaan aman. Pemerintah memperkuat stok beras hingga 5 kali lipat untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.
Sejauh ini cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog mencapai angka 5,2 juta ton. “Ini kalau dihitung ada 5 kali lipat ya aman. Aman stok kita 5,2 juta ton, InsyaAllah aman,” ujarnya.






Komentar (0)