Human Initiative Kirim Bantuan Darurat untuk Warga Nagekeo NTT

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Tim Human Initiative (HI) menyalurkan bantuan darurat bagi penyintas bencana gempa bumi di Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pangan, air minum, serta perlengkapan rumah tangga dan kebersihan.

Bantuan tersebut mencakup mi instan, air minum, minyak goreng, susu, kecap, garam, sabun cuci, dan sikat gigi.

BACA JUGA: HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT

Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan tersebut membantu masyarakat menjalani masa tanggap darurat di posko.

Salah satu penerima bantuan menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diterima.

BACA JUGA: Bantu Korban Gempa NTT, Askrindo Salurkan Kebutuhan Dasar Pengungsi

“Terima kasih kepada para donatur dan Human Initiative atas bantuan yang diberikan. Alhamdulillah, bantuan ini menjadi berkah dan rahmat bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Human Initiative menyiapkan respons di tiga wilayah prioritas berdasarkan hasil pemantauan tim.

BACA JUGA: Data BMKG 17 Agustus 2026, Terjadi 1.624 Gempa Susulan Pasca-Bencana di Flores

Wilayah tersebut mencakup Manggarai dan Manggarai Timur, Nagekeo, sebagai wilayah episentrum gempa, serta Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, tim akan melakukan kaji cepat di tiga desa prioritas dan menyalurkan kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, matras, hygiene kit, dan sembako.

“Selain itu, tim juga menyiapkan dukungan akses komunikasi darurat melalui Starlink sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap perwakilan Tim HI.

Human Initiative pun mengajak masyarakat memperluas dampak kebaikan dan berkolaborasi untuk mendukung masyarakat terdampak gempa melalui solusipeduli.org.

Seperti diketahui, gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang NTT, Sabtu (15/8).

Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami dan aktivitas gempa susulan mulai berkurang. (dit/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) Tumbuh 27 Persen hingga Juni 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Demam The Devil Wears Prada 2 Dongkrak Pariwisata Milan
• 4 jam lalu
0
thumb
TNI Buru KKB Pelaku Penmbakan Warga Sipil di Tolikara
• 3 jam lalu
0
thumb
Mengenal Kombes Jerrold Kumontoy, Perwira Eks Brimob yang Terpilih Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera
• 10 jam lalu
0
thumb
Oknum Guru SD di Takalar Ditangkap, Rekam Mahasiswi di Toilet dengan Modus Tes Urine
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.