Harga Emas Naik Ditopang Pelemahan Dolar dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia naik pada Senin (17/8/2026), didukung pelemahan dolar AS dan meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Harga Emas Naik Ditopang Pelemahan Dolar dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga emas dunia naik pada Senin (17/8/2026), didukung pelemahan dolar AS dan meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Investor juga masih mencermati perkembangan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Limpahan Data Center Regional, DCII hingga DSSA Jadi Sorotan

Harga emas spot naik 0,91 persen menjadi USD4.416,68 per troy ons.

Ahli strategi komoditas global TD Securities Bart Melek mengatakan pasar emas tampaknya mulai memperhitungkan kondisi stagflasi, seiring melemahnya pasar tenaga kerja dan ekspektasi bahwa The Fed akan membiarkan tingkat inflasi saat ini bertahan.

Baca Juga:
Perkuat Kedaulatan Energi RI, PGEO Fokus Optimalkan Potensi Panas Bumi

"Faktor besar di sini adalah dolar AS telah melemah ke level 100 yang secara psikologis penting," ujar Melek, dikutip Reuters.

Dolar AS turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan, sehingga membuat emas lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Baca Juga:
Kontrak Tembus Rp816,28 Miliar hingga Awal Semester II-2026, ELPI Perkuat Ekspansi Internasional

Pasar juga mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed setelah laporan ketenagakerjaan AS pada pekan lalu menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan, sementara data inflasi konsumen juga menunjukkan tekanan harga yang lebih moderat.

Investor kini menantikan risalah rapat The Fed pada Juli yang akan dirilis pada Rabu untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Menurut CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 33 persen, turun dari 51,2 persen sebulan sebelumnya.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga cenderung diuntungkan oleh suku bunga yang lebih rendah karena kondisi tersebut mengurangi biaya peluang memegang emas.

Dari sisi geopolitik, seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters, Teheran akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz dan kawasan sekitarnya jika upaya diplomasi dengan Amerika Serikat menemui kegagalan.

Pernyataan tersebut menandakan pendekatan Iran yang lebih ofensif. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa NTT, BNPB Catat 68 Orang Meninggal dan 213 Luka-luka
• 14 jam lalu
0
thumb
Warga Baduy Ini Tempuh Empat Hari Demi Hadiri HUT RI di Monas
• 19 jam lalu
0
thumb
HUT Ke-81 RI, Ribuan Napi Dapat Remisi, Termasuk Koruptor
• 23 jam lalu
0
thumb
Rumah Rusak Capai 7.968, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
• 40 menit lalu
0
thumb
Suporter Yunani Tak Rela PAOK Lepas Alexander Jeremejeff ke Persija, Singgung Peran Penting Sang Striker
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.