Kota Bogor (ANTARA) - Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, terbuka untuk warga Kota Bogor melalui kegiatan jamuan rakyat dalam momentum peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia, Senin.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Bogor, Senin mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk dapat masuk dan melihat secara langsung suasana Istana Kepresidenan Bogor yang selama ini lebih banyak disaksikan dari luar pagar.
"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah tradisi di mana antara masyarakat dan pemerintah itu tidak ada jarak, sehingga masyarakat bukan hanya melihat dari sisi luar pagar saja, tapi bisa melihat langsung sebuah aset yang dimiliki bangsa kita yang sangat indah berada di tengah Kota Bogor," ujarnya.
Dia mengatakan warga yang hadir dalam jamuan rakyat yang digelar di Istana Bogor tersebut merupakan masyarakat prasejahtera atau kelompok desil satu yang berasal dari 68 kelurahan di Kota Bogor.
Pemerintah kelurahan setempat memfasilitasi akomodasi para warga untuk mengikuti kegiatan tersebut. Seusai kegiatan, mereka juga mendapatkan bingkisan untuk dibawa pulang.
Dedie menjelaskan jamuan rakyat terselenggara melalui kerja sama antara Istana Kepresidenan Bogor dengan Pemerintah Kota Bogor dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
"Bogor merasa sangat bersyukur atas jamuan rakyat dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga Kepala Istana Kepresidenan Bogor bekerja sama dengan Pemkot Bogor dan Forkopimda mengundang perwakilan dari 68 kelurahan di Kota Bogor untuk ikut dalam jamuan rakyat," ujarnya.
Sebelum mengikuti jamuan rakyat, Dedie bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan ribuan warga mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta pengibaran bendera Merah Putih secara virtual dari halaman Istana Kepresidenan Bogor.
Upacara yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, pejabat Pemerintah Kota Bogor dan masyarakat berbaur mengikuti rangkaian upacara tanpa sekat pembatas.
Sebelum jamuan rakyat dimulai, warga juga mengikuti doa bersama yang dipimpin Habib Hasan untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.
Setelah itu, masyarakat menikmati berbagai kegiatan di kawasan Istana Kepresidenan Bogor, mulai dari jamuan kuliner, perlombaan, hiburan hingga pembagian hadiah.
Anak-anak juga dapat bermain di area permainan yang disediakan di dalam kompleks istana, sementara warga lainnya berkeliling dan menikmati suasana kawasan tersebut.
Dedie bersama Jenal dan pejabat Forkopimda lainnya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas penyelenggaraan jamuan rakyat bagi masyarakat Kota Bogor.
"Dari Istana Bogor kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," kata Dedie diikuti warga pengunjung istana tersebut.
Baca juga: Makna kehadiran kalung melati dalam upacara HUT ke-81 RI
Baca juga: Bupati Bogor bangga Pakansari jadi panggung GBN sebelum di Istana
Baca juga: Warga antre sejak dini hari demi ikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Bogor, Senin mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk dapat masuk dan melihat secara langsung suasana Istana Kepresidenan Bogor yang selama ini lebih banyak disaksikan dari luar pagar.
"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah tradisi di mana antara masyarakat dan pemerintah itu tidak ada jarak, sehingga masyarakat bukan hanya melihat dari sisi luar pagar saja, tapi bisa melihat langsung sebuah aset yang dimiliki bangsa kita yang sangat indah berada di tengah Kota Bogor," ujarnya.
Dia mengatakan warga yang hadir dalam jamuan rakyat yang digelar di Istana Bogor tersebut merupakan masyarakat prasejahtera atau kelompok desil satu yang berasal dari 68 kelurahan di Kota Bogor.
Pemerintah kelurahan setempat memfasilitasi akomodasi para warga untuk mengikuti kegiatan tersebut. Seusai kegiatan, mereka juga mendapatkan bingkisan untuk dibawa pulang.
Dedie menjelaskan jamuan rakyat terselenggara melalui kerja sama antara Istana Kepresidenan Bogor dengan Pemerintah Kota Bogor dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
"Bogor merasa sangat bersyukur atas jamuan rakyat dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga Kepala Istana Kepresidenan Bogor bekerja sama dengan Pemkot Bogor dan Forkopimda mengundang perwakilan dari 68 kelurahan di Kota Bogor untuk ikut dalam jamuan rakyat," ujarnya.
Sebelum mengikuti jamuan rakyat, Dedie bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan ribuan warga mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta pengibaran bendera Merah Putih secara virtual dari halaman Istana Kepresidenan Bogor.
Upacara yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, pejabat Pemerintah Kota Bogor dan masyarakat berbaur mengikuti rangkaian upacara tanpa sekat pembatas.
Sebelum jamuan rakyat dimulai, warga juga mengikuti doa bersama yang dipimpin Habib Hasan untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.
Setelah itu, masyarakat menikmati berbagai kegiatan di kawasan Istana Kepresidenan Bogor, mulai dari jamuan kuliner, perlombaan, hiburan hingga pembagian hadiah.
Anak-anak juga dapat bermain di area permainan yang disediakan di dalam kompleks istana, sementara warga lainnya berkeliling dan menikmati suasana kawasan tersebut.
Dedie bersama Jenal dan pejabat Forkopimda lainnya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas penyelenggaraan jamuan rakyat bagi masyarakat Kota Bogor.
"Dari Istana Bogor kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," kata Dedie diikuti warga pengunjung istana tersebut.
Baca juga: Makna kehadiran kalung melati dalam upacara HUT ke-81 RI
Baca juga: Bupati Bogor bangga Pakansari jadi panggung GBN sebelum di Istana
Baca juga: Warga antre sejak dini hari demi ikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana






Komentar (0)