Jakarta: Sebanyak 5.000 paket bantuan dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk warga terdampak gempa bumi. Pengiriman bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia.
“Tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengajak kita untuk melihat kemerdekaan bukan hanya sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai semangat yang terus kita hidupkan melalui karya dan kontribusi," kata Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk, Boy Kelana Soebroto, dikutip dari Media Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.
Selain bahan pangan dasar, pihaknya mengirimkan empat unit perangkat internet satelit Starlink dan power station. Fasilitas itu guna memulihkan serta mendukung kebutuhan jaringan komunikasi dan pasokan kelistrikan di lokasi bencana.
Penyaluran logistik tersebut dikoordinasikan langsung bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD NTT, dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Ruteng.
"Astra berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui kolaborasi yang memberikan manfaat,” ujar Boy.
Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk, Boy Kelana Soebroto. Dok. Istimewa
Baca Juga :
Update Korban Gempa NTT, 68 Meninggal 213 LukaBoy menegaskan kepedulian sosial ini sejalan dengan empat pilar kontribusi perusahaan, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, dan lingkungan.
Salah satu fokus utamanya adalah pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui program Desa Sejahtera Astra yang kini menjangkau lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi dengan dampak manfaat dirasakan lebih dari 3 juta orang.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menyebabkan puluhan orang meninggal dunia, lebih dari 130 orang luka-luka, dan sekitar 5.000 warga mengungsi.





Komentar (0)