Dukung Pidato Prabowo, Ketua Barisan 08 Center Singgung "Jangan Ada Politik Balas Budi"

cumicumi.com
1 jam lalu
Cover Berita
































Ketua Umum Barisan 08 Center, Andrio Caesario, angkat bicara soal pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat tahunan yang berdurasi 1 jam 45 menit dengan 121 kebijakan dan 14 topik utama. Ia menyebut pidato tersebut sangat positif dan realistis sesuai kondisi saat ini.

"Alhamdulillah saya menanggapinya sih sangat positif ya... pidato Pak Presiden kemarin sangat luar biasa, sangat menyentuh dan sangat menginspirasi untuk kita semua," ujar Andrio. 

Ia menegaskan seluruh kader partainya wajib membantu pemerintah, karena menurutnya pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam merealisasikan program-program yang telah dicanangkan. 

Andrio juga menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Prabowo agar aparat negara, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga TNI, memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Ia menggunakan istilah "merah putihkan" untuk menyebut tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti bersalah, tanpa memandang pangkat maupun kedekatan dengan lingkaran kekuasaan. 

"Mau dia bintang tiga, bintang empat, even dia ada di ring kekuasaan pun kalau memang dia melakukan kesalahan, merah putihkan," tegasnya. 

Baca Juga: Ketua Barisan 08 Center Tanggapi Kritik Komeng soal Kebijakan Prabowo

Tiga Skala Prioritas Barisan 08 Center

Sebagai organisasi pendukung, Andrio menyebut tiga poin yang dinilai krusial untuk terus dikawal, yaitu ketahanan pangan, kedaulatan ekonomi, dan efisiensi program seperti MBG.

Di ujung wawancara, Andrio menyampaikan pesan langsung kepada Prabowo agar tidak melakukan politik balas budi dalam menentukan kebijakan maupun personel di pemerintahannya.

"Jangan ada politik balas budi, Pak. Ketika Bapak harus tegakkan aturan, tegakkan yang tegak, Pak... jangan pandang bulu, Pak," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat akan terus mengawal dan menilai kinerja para pembantu presiden yang dianggap tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.

"Saya rasa pembantu Bapak yang tidak sejalan dengan Bapak ataupun yang hanya asal Bapak senang, saya rasa rakyat bisa mengawal, rakyat bisa melihat dan rakyat bisa mengawasi," pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DKI Targetkan Zero Open Dumping pada 2029, Pekerja Pemilah Sampah Dapat Perlindungan Sosial
• 3 jam lalu
0
thumb
Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama yang Bisa Top Up KMT Commuter Line
• 17 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Hutan di Pulau Salamina Yunani Tewaskan 2 Orang
• 6 jam lalu
0
thumb
Arti Kereta Garuda Prabayaksa yang Antar Bendera Pusaka ke Istana
• 5 jam lalu
0
thumb
Dandim Takalar Anton Timotius Milala Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT ke-81 Kemerdekaan RI
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.