Menaker: SDM Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menjadi salah satu kunci Indonesia dalam memperkuat industrialisasi dan membangun kemandirian ekonomi.

Yassierli mengatakan agenda hilirisasi, penguatan industri nasional, serta ketahanan pangan dan energi membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dan mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

"Tidak ada hilirisasi tanpa manusia yang mampu mengerjakannya, tidak ada industrialisasi tanpa pekerja yang kompeten, dan tidak ada kemandirian ekonomi tanpa kekuatan tenaga kerja Indonesia," ujar Yassierli di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Yassierli, kemerdekaan memberikan Indonesia kesempatan untuk menentukan arah pembangunan dan kemajuannya sendiri. Karena itu, pembangunan ekonomi perlu diarahkan untuk meningkatkan kemampuan bangsa dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yassierli menyebut terdapat empat fokus utama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam mendukung agenda tersebut. Fokus pertama ialah memperkuat pembangunan pekerja kompeten melalui pelatihan vokasi, magang, sertifikasi kompetensi, serta sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.

"Pertama, Kemnaker terus memperkuat pembangunan pekerja kompeten melalui pelatihan vokasi, magang, sertifikasi kompetensi, serta sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri," jelas dia.

Kompetensi tenaga kerja, lanjut Yassierli, perlu diselaraskan dengan kebutuhan industri. Pekerja juga harus dipersiapkan menghadapi perkembangan digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), otomasi, transisi energi, dan industri baru.

"Kita harus semakin mampu membaca perubahan kebutuhan industri agar sistem pelatihan kita tidak selalu datang terlambat. Sebab pada akhirnya, kedaulatan industri membutuhkan kedaulatan kompetensi," katanya.
 

Baca Juga :

Menaker: 100% Tenaga Kerja akan Dilindungi Jamsostek
  Pasar kerja harus adaptif
Fokus kedua ialah memperkuat pasar kerja yang adaptif melalui layanan informasi pasar kerja, pencocokan kerja (job matching), program magang, serta penguatan reskilling dan upskilling.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026, sekitar 148 juta penduduk Indonesia telah bekerja. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,65 persen.

Yassierli mengatakan pasar kerja perlu mampu mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja secara lebih cepat dan tepat, terutama berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

"Pasar kerja harus mampu mempertemukan orang yang membutuhkan pekerjaan dengan pekerjaan yang membutuhkan kompetensi mereka, secara lebih cepat dan tepat," ujar Menaker.



(Ilustrasi, tenaga kerja di industri garmen. Foto: dok Metrotvnews.com)
  Dorong dunia kerja inklusif
Fokus ketiga diarahkan pada pembangunan dunia kerja yang inklusif. Kemnaker berupaya memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh kompetensi sekaligus pekerjaan yang layak.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kebijakan ketenagakerjaan untuk memastikan akses terhadap kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Fokus keempat ialah memperkuat regulasi dan hubungan industrial agar perkembangan industri berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.

Menurut Yassierli, kekuatan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan sektor industri, tetapi juga perlu tercermin melalui peningkatan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan pekerja.

"Karena itu, setiap program ketenagakerjaan perlu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari memperoleh kompetensi hingga mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan," tegas Yassierli.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menang War Tiket, Warga Palembang Datang ke Jakarta Demi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana
• 5 jam lalu
0
thumb
BI Perluas MDR QRIS 0% untuk UMKM, Ini Rincian Tarif Terbarunya
• 1 jam lalu
0
thumb
TNI sebut tiga anggota OPM tewas dalam kontak senjata di Puncak
• 15 jam lalu
0
thumb
Tangis Haru Paskibraka Usai Sukses Kibarkan Merah Putih di IKN
• 1 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo pimpin Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.