REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Putri Kusuma Wardani mengawali perjuangannya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan langkah meyakinkan. Tunggal putri Indonesia itu mengalahkan wakil Filipina, De Guzman Mikaela Joy, dua gim langsung 21-12, 21-6 di Arena Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026).
Putri tidak membutuhkan waktu lama untuk memastikan tiket ke babak kedua. Meski sempat menghadapi permainan ulet De Guzman pada gim pertama, pebulu tangkis Indonesia tersebut mampu mengendalikan pertandingan dan menutup gim pembuka dengan keunggulan 21-12.
Baca Juga
Masih Penasaran, Putri Kusuma Wardani Bertekad Mencari Kemenangan Pertama Versus Akane Yamaguchi
Empat Wakil Indonesia Tampil pada Hari Pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026
Fikri/Fajar Bidik Gelar Kejuaraan Dunia, Ingin Persembahkan Hadiah untuk HUT RI
"Pertama bersyukur tidak ada cedera apa pun dan kedua untuk keseluruhan hari ini puas dengan mainnya, karena juga lawan sebenarnya cukup bagus. Dia lumayan ulet," kata Putri seusai pertandingan.
Kondisi angin di lapangan sempat membuat Putri harus menyesuaikan pola permainan. Pada gim pertama, ia berada di sisi lapangan yang kalah angin sehingga harus lebih berhati-hati ketika mengatur arah dan tenaga pukulan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Di gim pertama dia di sisi lapangan yang kalah angin jadi lebih enak untuk mendorong-dorong bolanya, itu membuat saya agak ragu. Tapi saya mencoba terus lebih berani saja," ujar Putri.
Situasi berubah pada gim kedua. De Guzman mulai kesulitan mengontrol pukulannya, sementara Putri semakin leluasa menekan. Kekuatan pukulan lawannya justru beberapa kali berujung bola keluar lapangan. Putri pun melesat dan hanya memberikan enam angka kepada De Guzman sebelum memastikan kemenangan.
"Di gim kedua dia kesulitan untuk mengontrol pukulan, power-nya yang besar membuat banyak bola keluar," kata Putri.
Tantangan makin berat
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Putri untuk melanjutkan perjalanannya di turnamen terbesar BWF tersebut. Namun, ia menyadari tantangan berikutnya akan semakin berat. Putri mengatakan konsistensi permainan dan kekuatan mental akan menjadi hal yang harus dijaga.
Komentar (0)