Pria NTT Tetap Setia Datang meski Tiga Kali Gagal Masuk Istana

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah keramaian warga yang memadati area luar Istana Merdeka, persis di kawasan Silang Barat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026), sosok Nicholas Nahak (49) tampak mencuri perhatian. Ia mengenakan pakaian adat dari Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), lengkap dengan kain tenun yang dibuat secara manual.

Bagi Nicholas, pakaian adat itu bukan sekadar busana. Dia sengaja mengenakannya setiap kali datang menyaksikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Pria yang telah puluhan tahun tinggal di Jakarta itu mengaku hampir setiap tahun hadir di kawasan Monas saat perayaan HUT RI.

Advertisement

“Saya memang udah puluhan tahun ada di Jakarta ini dan hampir setiap tahun saya datang,” kata Nicholas.

Tahun ini pun ia kembali datang dengan pakaian adat. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, Nicholas belum berkesempatan menyaksikan upacara dari dalam Istana karena tidak mendapatkan undangan saat “war” berlangsung.

“Iya cuman ga dapat undangan jadi enggak bisa masuk ke dalam,” ujarnya.

Nicholas bilang dirinya bahkan telah tiga kali mencoba mendapatkan undangan. Setiap kali datang, ia mengenakan tenunan dengan motif yang berbeda.

“Udah 3 kali dengan tenunan yang berbeda, kalau tahun kemarin itu ini nya burung garuda, dari selimutnya, selendang sama,” kata Nicholas.

Untuk perayaan tahun ini, ia mengenakan kain tenun dengan motif kuda. Nicholas berujar kuda memiliki makna tersendiri, termasuk berkaitan dengan kuda yang digunakan untuk memasuki kawasan istana.

“Kalau kuda sih ada maknanya seperti yang dipakai buat untuk masuk ke istana,” ucap dia.

Meski tiga kali gagal mendapatkan undangan, Nicholas tidak kehilangan semangat untuk datang. Baginya, hadir langsung di tengah masyarakat yang merayakan kemerdekaan tetap menjadi pengalaman yang ingin dipertahankan.

“Walaupun sudah berulang ulang untuk mencoba masuk ke dalam tetapi undanganya enggak dapat, tetapi semangatnya tetap untuk menghadiri,” kata Nicholas.

Tahun ini, ia melihat suasana di sekitar Monas semakin meriah. Selain keramaian warga, dia menilai keberadaan tenda-tenda serta berbagai hiburan di kawasan Monas ikut memeriahkan perayaan HUT ke-81 RI.

Namun, di balik semangatnya merayakan kemerdekaan, Nicholas membawa harapan lain dari kampung halamannya di NTT. Ia berharap pemerintah dan masyarakat memberi perhatian kepada warga yang terdampak bencana di daerah tersebut.

“Kita kan di sana lagi bencana gede-gedean ya, jadi banyak saudara yang tinggal di tenda-tenda dan juga banyak rumah yang rusak, hancur-hancuran. Jadi saya hanya pengen untuk bantuan aja untuk saudara yang ada di NTT,” jelas Nicholas.

Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat NTT yang terdampak bencana. Lebih jauh, untuk Indonesia di usia 81 tahun, Nicholas berharap kondisi bangsa ke depan semakin baik.

“Harapannya semoga ke depannya makin bagus ya makin baik,” ujar Nicholas.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prosesi Kirab Bendera HUT RI ke-81, Nuansa Merah Putih Hiasi Kawasan Monas: Pasukan Siap!
• 5 jam lalu
0
thumb
PSS Mulai Dapat Gambaran Positif, Kondisi Skuad Makin Siap Tatap BRI Super League 2026/2027
• 20 jam lalu
0
thumb
KSAD Maruli Ungkap Bantuan TNI AD untuk Korban Gempa NTT: Cangkul-Starlink
• 3 jam lalu
0
thumb
Mengenal Celine Olivia Apriani Theo, Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di Istana Asal Pontianak
• 34 menit lalu
0
thumb
HUT 81 RI, Naik Transjakarta hingga MRT Jakarta Cukup Bayar Rp 8
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.