PT Pudjiadi & Sons Tbk atau Jayakarta Group (PNSE) melaporkan Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores harus ditutup sementara.
IDXChannel - PT Pudjiadi & Sons Tbk atau Jayakarta Group (PNSE) melaporkan Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores harus ditutup sementara. Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi hotel mengalami rusak akibat gempa berkekuatan M7,7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa bumi tersebut terjadi di Nagakeo, NTT pada kedalaman 10 kilometer dengan intensitas IX (hebat) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA.
"Demi menjamin keselamatan fisik seluruh pelanggan dan karyawan, terhitung mulai Sabtu, (15/8/2026)sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut, operasional hotel ditutup," kata Sekretaris Perusahaan PT Pudjiadi & Sons Tbk, Dadang Suwarsa, Senin (17/8/2026).
Sebagai bentuk mitigasi risiko, perseroan memindahkan seluruh tamu ke hotel yang tidak terdampak. Sementara jadwal kerja karyawan diarahkan ke pengamanan area hotel untuk membantu pihak security hotel agar tidak mendekati area hotel.
Menurut Dadang, penutupan operasional Hotel Jayakarta Flores tidak menghentikan aktivitas bisnis inti operasional perseroan. Selain hotel tersebut, seluruh unit hotel milik perseroan, baik langsung maupu anak usaha, tetap beroperasi.
Sebagai informasi, perseroan saat ini mengoperasikan 10 hotel dengan rincian 8 hotel di bawah merek Jayakarta dan dua lain yakni J Hotel Kuta dan Marbella Place Anyer. Selain Flores, delapan hotel Jayakarta berlokasi di Jakarta, Bandung, Cisarua, Anyer, Jogja, Bali, dan Lombok.
Hingga akhir 2025, perseroan secara keseluruhan memiliki 1.403 unit kamar dengan hotel terbesar yakni Jayakarta Jakarta sebanyak 333 kamar dan Jayakarta Bali sebanyak 298 kamar. Sementara Hotel Jayakarta Flores memiliki 71 kamar.
(Rahmat Fiansyah)






Komentar (0)