Teheran: Kementerian Luar Negeri Iran mengkritik Kanada atas keterlibatannya dalam perang Amerika Serikat terhadap Iran, sekaligus menyoroti tekanan ekonomi Washington terhadap Ottawa.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menyampaikan kritik tersebut melalui X pada Minggu kemarin.
“Washington menyebut Kanada sebagai negara bagian ke-51; Washington mengenakan tarif terhadap barang-barang Kanada; Washington menghina Kanada dan mengancam menghukumnya terkait asap kebakaran hutan. Respons Ottawa: Baik, Tuan!” ujar Baqaei, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 17 Agustus 2026.
Baqaei kemudian menyinggung keterlibatan Kanada dalam perang yang dipimpin AS terhadap Iran.
“Ini bukan malam hoki di Kanada; ini adalah tim pengembangan Washington,” katanya, merujuk pada olahraga hoki yang populer di Kanada.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebelumnya mengatakan pada Maret bahwa Kanada siap membantu upaya membuka kembali Selat Hormuz. Pernyataan tersebut menunjukkan kesediaan Ottawa mendukung tujuan AS yang lebih luas di kawasan tersebut.
Namun, pejabat Kanada menyatakan negara mereka tidak dikonsultasikan maupun dilibatkan dalam operasi ofensif terhadap Iran dan tidak berniat mengambil bagian dalam operasi tersebut.
Meski demikian, sejumlah analis mencatat bahwa angkatan bersenjata Kanada tetap memiliki integrasi yang erat dengan struktur komando militer Amerika Serikat.
Baca juga: Gedung Putih Sebut Trump Hanya Bercanda soal Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS





Komentar (0)