Tel Aviv: Militer Israel dilaporkan bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi yang akan berlangsung selama beberapa hari di Lebanon, seiring berlanjutnya serangan di wilayah selatan negara tersebut.
Kantor berita Channel 12 mengutip sumber anonim di hari Minggu, yang mengatakan bahwa militer Israel sedang mempersiapkan diri untuk “kemungkinan beberapa hari pertempuran di Lebanon."
Menurut laporan tersebut, yang juga dikutip Anadolu Agency, Senin, 17 Agustus 2026, militer Israel merencanakan serangan lanjutan terhadap infrastruktur Hizbullah. Israel disebut tetap berupaya menyelesaikan penghancuran infrastruktur kelompok tersebut.
Channel 12 juga mengklaim puluhan anggota Hizbullah terjebak di bawah tanah di kawasan Jabal Ali al-Taher, Lebanon Selatan. Namun, laporan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Di tengah berlanjutnya serangan Israel, Channel 12 mengklaim Tel Aviv dalam beberapa hari terakhir menunjukkan “pengekangan” untuk menghindari dampak terhadap negosiasi yang sedang berlangsung antara Israel dan pemerintah Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat.
“Pimpinan politik Israel tidak menyetujui beberapa operasi yang diusulkan militer dalam beberapa hari terakhir sebagai respons terhadap aktivitas Hezbollah, dalam upaya untuk tidak memengaruhi jalannya negosiasi,” ujar laporan tersebut.
Ketegangan di perbatasan Lebanon meningkat dalam beberapa pekan terakhir ketika operasi militer Israel terus berlangsung di tengah upaya AS mencapai kesepahaman antara Israel dan Lebanon.
Menurut otoritas Lebanon, kampanye militer Israel yang dimulai pada 2 Maret telah menewaskan 4.346 orang, melukai 12.301 lainnya, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.
Israel masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon Selatan, sebagian telah berlangsung selama beberapa dekade dan sebagian lainnya sejak perang 2023-2024.
Dalam operasi saat ini, pasukan Israel dilaporkan telah bergerak lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon.
Baca juga: Israel Klaim Komandan Senior Hizbullah Tewas dalam Serangan di Lebanon





Komentar (0)