JAKARTA, DISWAY.ID - Kerena RS Manggarai tak memadai tampung korban gempa M7.7 NTT, Pemerintah siapkan rumah sakit lapangan.
Langkan ini diambil pemerintah untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berjalan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kapasitas Rumah Sakit Manggarai saat ini belum memadai untuk menangani seluruh pasien yang membutuhkan perawatan dan sejumlah pasien bahkan terpaksa dirawat di tenda.
BACA JUGA:Menteri dan Pejabat Negara Pimpin Upcara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Daerah Terdampak Gempa NTT
"Karena kondisi Rumah Sakit Manggarai kurang memadai, sangat tidak memadai, dan tadi punya tenda-tenda ya, pasien berada di tenda-tenda, jadi kita sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri Kesehatan untuk dibuka Rumah Sakit Lapangan," ujar Pratikno usai meninjau calon lokasi Rumah Sakit Lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, Minggu, 16 Agustus 2026.
Menurut Pratikno, Rumah Sakit Lapangan diperlukan untuk menambah kapasitas pelayanan sekaligus menyediakan ruang perawatan yang lebih memadai bagi pasien terdampak gempa.
Dia mengatakan salah satu kebutuhan utama dalam pembangunan fasilitas tersebut adalah lahan yang cukup luas. Pemerintah telah meninjau Stadion Golo Dukal sebagai salah satu alternatif lokasi.
"Jadi ini menjadi salah satu alternatif ya untuk lokasi Rumah Sakit Lapangan, karena ini butuh lahan yang cukup luas," katanya.
BACA JUGA:TelkomGroup Sediakan Akses Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT
Pratikno menambahkan, Rumah Sakit Manggarai juga menjadi tempat rujukan bagi pasien dari wilayah yang terdampak cukup parah, termasuk Kecamatan Reo.
"Karena ini kan juga pasien-pasien dari Kecamatan Reo yang paling terdampak juga larinya ke sini," ujarnya.
Terkait waktu pembangunan dan mulai beroperasinya Rumah Sakit Lapangan, Pratikno mengatakan pemerintah akan segera berkoordinasi lebih lanjut dengan Menteri Kesehatan.
Menurutnya, peninjauan lokasi di Stadion Golo Dukal merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan dilakukan.
BACA JUGA:Update Kondisi Pascagempa M7,7, BNPB Targetkan Fase Tanggap Darurat Bencana NTT Tuntas 2–3 Pekan
"Itu nanti kita koordinasikan dengan Pak Menkes, jadi ini tadi kita sudah menjajaki itu, dan kemudian kita lihat lokasinya, tentu saja secepat-cepatnya," kata Pratikno.
- 1
- 2
- »



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497639/original/049109900_1770643991-000_96LN2RG.jpg)


Komentar (0)