Gresik (beritajatim.com)- Kecelakaan berujung kebakaran terjadi di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), tepatnya di KM 737+200B Gresik pukul 22.00 WIB, Minggu (16/8/2026).
Sebuah mobil Honda Brio yang membawa empat orang menabrak dari belakang truk pengangkut gas alam hingga memicu percikan api dan kebakaran. Akibat kejadian itu, satu orang tewas di TKP dan tiga orang mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut bermula saat truk pengangkut gas alam melaju dari arah Dupak Surabaya menuju Driyorejo, Gresik. Saat memasuki ruas tol KM 737+200B, mobil Honda Brio bernumpang empat orang melaju kencang dari arah belakang. Sehingga, terjadi benturan sangat keras.
Diduga pengemudi mobil Honda Brio mengantuk lalu kehilangan konsentrasi dan menabrak truk pengangkut gas alam. Benturan keras memunculkan percikan api yang kemudian merembet ke bagian tabung gas alam yang diangkut truk.
Kobaran api membuat situasi di ruas tol tersebut sempat mencekam. Seorang pengguna jalan bernama Vidia yang melihat kejadian kemudian menghubungi Command Center 112. Laporan tersebut diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) melalui Pos Menganti, Gresik.
Mendapat laporan adanya kebakaran di jalan tol, personel damkar langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dengan membawa peralatan pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan size up untuk melihat kondisi dan potensi bahaya di sekitar kendaraan yang terbakar. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman terhadap api yang membakar kendaraan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik, Suyono mengatakan, penanganan kebakaran sempat menghadapi kendala. Mobil unit suplai mengalami gangguan pada bagian transmisi sehingga tidak dapat menyusul menuju TKP.
“Meski ada kendala, proses pemadaman tetap dilakukan hingga api berhasil dikendalikan. Anggota kami kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik panas yang berpotensi menyebabkan api kembali menyala,” katanya, Minggu (17/8/2026).
Masih menurut Suyono, setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai, personel melakukan pengecekan menyeluruh di sekitar lokasi.
Dalam peristiwa kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia, dan tiga orang mengalami luka-luka. Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, semua korban adalah penumpang mobil Honda Brio.
Ketiga korban yang luka langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pengemudi truk pengangkut gas alam dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Petugas Damkar Gresik, selanjutnya memastikan kondisi di sekitar lokasi telah aman dan kondusif. Setelah tidak ditemukan lagi potensi kebakaran susulan, personel Pos Damkar Menganti meninggalkan lokasi dan kembali ke pos.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius karena melibatkan kendaraan yang mengangkut gas alam. Benturan dari kendaraan yang melaju dari belakang tidak hanya menyebabkan kecelakaan, tetapi juga memicu kebakaran. [dny/suf]





Komentar (0)