Tembus 500 Ribu Nasabah di Bandung, CIMB Niaga Genjot Penetrasi Pasar Digital Muda

wartaekonomi.co.id
54 menit lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Bandung -

CIMB Niaga mencatat jumlah nasabah di Kota Bandung telah mencapai sekitar 500 ribu orang.Pertumbuhan tersebut ikut ditopang meningkatnya minat generasi muda terhadap layanan perbankan digital yang mendorong perseroan memperkuat penetrasi di segmen tersebut.

Head of Region Jawa Barat dan Jawa Tengah CIMB Niaga Andiko Manik mengatakan penetrasi digital yang tinggi ikut mendorong pertumbuhan nasabah muda di Bandung. CIMB Niaga juga mengandalkan platform digital untuk memenuhi kebutuhan generasi tersebut.

"Untuk nasabah CIMB Niaga di Kota Bandung itu total kita ada sekitar 500.000. Kita melihat pertumbuhan nasabah generasi muda semakin tinggi karena penetrasi digital sangat tinggi. CIMB Niaga sendiri punya platform secara digital dan itu kelihatan disukai anak muda," kata Andiko di Bandung, Sabtu (15/8/2026).

CIMB Niaga juga memperluas interaksi dengan generasi muda melalui berbagai kegiatan di sekolah dan kampus di Jawa Barat. Perseroan membuka peluang bagi pelajar dan mahasiswa untuk berkolaborasi sekaligus mengenal layanan keuangan.

"Termasuk dalam pelayanan keuangan," ujarnya

Strategi tersebut berjalan seiring dengan penyelenggaraan Kejar Mimpi Rising Start Competition 2026 di Bandung. Program ini menjadi bagian dari gerakan Kejar Mimpi yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat dan mengejar peluang di industri kreatif.

Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaya mengatakan pihaknya menghadirkan kompetisi tersebut untuk memperluas akses generasi muda terhadap ruang pengembangan bakat dan pengalaman di industri kreatif.

Kejar Mimpi Rising Start Competition 2026 bekerja sama dengan Trinity Optima Production dan membuka pendaftaran hingga 18 September 2026. Kompetisi tersebut menyediakan dua kategori, yakni Singing dan Dancing, yang dapat diikuti peserta individu maupun grup berusia 12 hingga 35 tahun.

CIMB Niaga menyediakan audisi secara offline dan online untuk menjangkau talenta dari berbagai daerah. Audisi offline berlangsung di Bandung pada 15 Agustus, Jakarta (26 Agustus), Medan (5 September), Surabaya (12 September), dan Makassar (19 September). Peserta terbaik akan melanjutkan perjalanan menuju Grand Final di Jakarta.

Kompetisi tersebut juga mempertemukan peserta dengan pelaku industri kreatif yang tergabung sebagai Teman Kejar Mimpi atau dewan juri. Mereka antara lain Trinity Optima Production, musisi dan komposer Barsena Bestandhi, serta girl group Indonesia MARBLES.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman dan wawasan mengenai perkembangan industri kreatif.

CIMB Niaga menyiapkan total hadiah Rp108 juta bagi 12 pemenang terbaik dari seluruh kategori. Juara pertama akan menerima Rp40 juta, juara kedua Rp30 juta, dan juara ketiga Rp20 juta. Sembilan peserta lainnya akan memperoleh hadiah masing-masing Rp2 juta. Tiga pemenang terbaik juga akan mengikuti Exclusive Sharing Session by Trinity Inkubasi untuk mendukung pengembangan bakat dan karier mereka.

Amir mengatakan CIMB Niaga ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda yang memiliki potensi, tetapi belum mendapatkan akses yang cukup untuk mengembangkan kemampuan dan membangun jejaring.

"Kami percaya banyak generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa. Namun, tidak semua memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat serta menunjukkan kemampuannya kepada khalayak yang lebih luas," jelas Amir.

Menurutnya, Kejar Mimpi Rising Start tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menyediakan ruang belajar, pengembangan diri, jejaring, dan pengalaman bagi peserta.

Andiko kembali mengatakan CIMB Niaga memilih Bandung sebagai salah satu lokasi audisi karena Jawa Barat memiliki ekosistem kreatif yang kuat. Menurutnya, banyak talenta industri kreatif Indonesia tumbuh dari wilayah tersebut.

Ia menilai Bandung memiliki komunitas seni dan generasi muda yang aktif berkarya. Karena itu, perseroan berharap rangkaian Kejar Mimpi Rising Start Competition 2026 dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta Jawa Barat untuk mengembangkan kemampuan dan membangun karier di industri kreatif

Baca Juga: CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 Triliun di Semester I 2026

Baca Juga: Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan Raih Penghargaan PR Top Leader 2026

"Jawa Barat memiliki potensi kreatif yang luar biasa. Banyak talenta besar di industri kreatif Indonesia lahir dari wilayah ini. Karena itu, kami ingin menghadirkan kesempatan yang setara bagi generasi muda," ujar Andiko.

Sementara itu, Head of A&R Trinity Optima Production Dwi Santoso mengatakan Kejar Mimpi Rising Start telah menjadi wadah pengembangan talenta muda sejak pertama kali berlangsung pada 2023.

Dwi menjelaskan Trinity Optima Production tidak hanya mencari peserta berdasarkan kemampuan vokal, tari, atau performa. Tim juga melihat karakter, keunikan, kemauan belajar, dan kesiapan peserta menghadapi dinamika industri kreatif.

"Kami hadir bukan hanya untuk menilai, tetapi juga membantu menemukan potensi, membimbing, dan menginspirasi talenta muda agar terus berkembang dan siap bersinar di panggung impiannya,"pungkasnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Belum Gelar Operasi Hujan Buatan untuk Tangani Polusi Dampak Kemarau, Apa Alasannya?
• 14 jam lalu
0
thumb
KPK Sita Dokumen dan Barang Elektronik Usai Geledah Empat Lokasi di Kota Bengkulu
• 20 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Lahan Ancam Permukiman di Palangka Raya, Warga dan Petugas Berjibaku Padamkan Api
• 15 jam lalu
0
thumb
Telkomsel dan Pemprov Bali Dorong AI untuk Bikin Belajar Matematika Lebih Menyenangkan
• 5 jam lalu
0
thumb
Promo 17% KA Ekonomi Komersial Masih Tersedia, 9.614 Tempat Duduk Telah Dipesan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.