Pasar Rakyat MyPertamina Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Momen HUT ke-81 RI

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tidak hanya menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga membuka peluang bagi perputaran ekonomi masyarakat. Hal itu terlihat dalam gelaran Pasar Rakyat MyPertamina di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, yang berlangsung pada 16–17 Agustus 2026.

Kehadiran Pasar Rakyat MyPertamina memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan penjualan. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan akses terhadap produk pangan dan kuliner dengan harga lebih terjangkau.

Oliv, salah satu pelaku UMKM kuliner yang ditemui di Pasar Rakyat MyPertamina pada Minggu, 16 Agustus 2026, mengatakan keikutsertaannya berdampak langsung terhadap penjualan produk. Pelaku usaha kuliner Cimeler asal Jakarta Utara itu bahkan menargetkan penjualan hingga 2.000 produk selama dua hari penyelenggaraan acara.
 

Baca Juga :

Pasar Rakyat Pertamina Hadirkan Bazar UMKM dan Tebus Murah Sembako

"Sangat, sangat meningkatkan penjualan kita," ujar Oliv.

Produk yang dijual Oliv antara lain cireng kuah keju dengan harga Rp32 ribu, cilok goreng Rp27 ribu, serta cilok kuah keju Rp35 ribu per porsi.

Menurut Oliv, bisnis kuliner kreatif memiliki potensi margin yang cukup besar. Ia menyebut keuntungan yang diperoleh dari penjualan produk dapat mencapai sekitar 50 persen, bergantung pada harga jual dan biaya produksi.

"Keuntungannya ya bisa 50 persen. Dari harga produk ke penjualan bisa menguntungkan 50 persen dari harganya," katanya.

Selain meningkatkan penjualan, keikutsertaan dalam kegiatan Pasar Rakyat ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.


(Foto:Metrotvnews.com/Andika Fauzan)

Hal itu dirasakan Cipto, pelaku UMKM keripik kulit ikan patin asal Bogor. Menurut dia, kegiatan pameran dan pasar rakyat menjadi sarana untuk membuka akses pasar sekaligus mendekatkan produk lokal dengan calon konsumen.

"Dengan kesempatan ini kan kita bisa membuka akses pasar yang jelas. Terus yang kedua, bisa memperkenalkan produk ini ke khalayak ramai. Dan mudah-mudahan produk ini bisa lebih dikenal dan lebih dekat dengan customer-nya," ujar Cipto.

Cipto menyebut pengalaman mengikuti kegiatan serupa menunjukkan potensi omzet yang cukup besar bagi pelaku usaha kecil. Dalam kondisi tertentu, omzet penjualan dapat mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta per hari.

"Kalau pengalaman kita sih kalau seperti ini biasanya per hari tuh antara Rp7 juta hingga Rp10 juta itu masuk," katanya.
Masyarakat Hemat, UMKM Dapat Pasar
Dampak ekonomi Pasar Rakyat juga terlihat dari sisi konsumen. Penyediaan paket sembako murah membuat masyarakat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga, sekaligus berpotensi menjaga daya beli untuk kebutuhan lainnya.

Salah satu pengunjung, Cynthia, warga Penggilingan, Jakarta Timur, mengaku tertarik datang karena adanya program tebus murah Rp100 ribu. Dalam paket seharga Rp100 ribu tersebut, ia memperoleh beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, serta sarden 155 gram.

"Lebih murah dan hemat," ujar Cynthia.

Menurut dia, program tersebut cukup membantu di tengah harga bahan pangan yang dirasakan semakin mahal.


Siti Fatimah (Foto:Metrotvnews.com/Andika Fauzan)

Hal senada disampaikan Siti Fatimah, warga Pondok Gede. Setelah membandingkan harga dengan pembelian sebelumnya, ia memperkirakan paket sembako tersebut dapat menghemat sekitar Rp40 ribu.

"Ini kan berasnya Rojo Lele. Saya beli yang kemarin saja sudah Rp95 ribu. Ini sudah dapat minyak, dapat gula, dapat sarden pula cuma Rp100 ribu. Murah," kata Siti.
 

Baca Juga :

HUT RI Jadi Momentum Mempercepat Investasi di Sektor Strategis

Ia menilai penghematan tersebut memberikan ruang bagi rumah tangga untuk mengatur kembali anggaran belanja.

"Lebih hemat Rp40 ribuan," ujarnya.

Dengan demikian, kegiatan ekonomi dalam rangkaian perayaan HUT RI dapat menciptakan manfaat dari dua sisi. Masyarakat memperoleh akses terhadap barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau, sementara pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk meningkatkan transaksi, memperkenalkan produk, dan memperluas jaringan konsumen.

Pasar Rakyat MyPertamina yang digelar pada momentum HUT ke-81 RI menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi ruang bagi penguatan ekonomi kerakyatan. Ketika aktivitas konsumsi masyarakat bertemu dengan kesempatan pasar bagi pelaku UMKM, perayaan nasional tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi turut menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update dari KPK soal Pemberian Uang kepada Pejabat Kemenhut
• 19 jam lalu
0
thumb
Pelatih Singapura: Kami Sudah Pantau, Siap Kalahkan Putri Nusantara
• 15 jam lalu
0
thumb
Tangani Korban Gempa NTT, Kemenkes Bentuk Tim Health Emergency Operation Center
• 12 jam lalu
0
thumb
Cadillac Habibie hingga Mercedes Soeharto Dipamerkan di Istana Jelang HUT Ke-81 RI
• 14 jam lalu
0
thumb
Putri Mahkota Victoria Swedia Akan Kunjungi Indonesia September 2026
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.