Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan penanganan jalan yang terhalang longsor serta pemadaman listrik (blackout) di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabencana gempa bumi. Penanganan jalan longsor ditargetkan selesai esok hari, sementara masalah pemadaman listrik dipastikan telah pulih.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menyampaikan sempat ada akses jalan terputus akibat longsor di Kecamatan Trium, Manggarai Barat. Masalah tersebut sempat mengakibatkan terhambatnya pengiriman bahan bakar minyak (BBM).
"Sore ini, ruas jalan di kilometer 49 Kecamatan Trium sudah dapat dilalui oleh truk pengangkut BBM," kata Abdul Muhari, Minggu (16/8/2026).
Kemudian, Abdul Muhari menyebutkan ada laporan titik lain yang terhambat. Namun pihak Kementerian PU memastikan akan segera menyelesaikan masalah tersebut.
"Kemudian, untuk titik-titik jalan lainnya yang sempat terdampak atau tertimbun longsor, tadi juga sudah dilaporkan oleh Bapak Menteri PU, hampir semuanya saat ini sudah selesai fase pembersihan," katanya.
"Hari ini kita harapkan, tentu saja kalau tidak hari ini, maksimal besok, titik-titik jalur jalan terdampak longsor sebelumnya yang tidak bisa dilalui, sudah bisa dilalui kembali," ujarnya.
Sementara itu, Abdul Muhari menyebut sempat terjadi pemadaman listrik di sejumlah lokasi. Namun ia menyampaikan pihak PLN telah menyelesaikan masalah tersebut.
"Di beberapa titik dan wilayah yang pada hari pertama pascagempa mengalami blackout, per hari ini sudah bisa dinyalakan kembali sehingga kita harapkan saudara-saudara kita yang berada di lokasi terdampak sudah bisa menikmati aliran listrik kembali," katanya.
Meski begitu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika masih terdapat pemadaman di wilayahnya.
"Tetapi kami tetap terbuka. Jika masih ada daerah yang mengalami pemadaman, segera laporkan melalui call center BNPB 117 agar bisa segera kita koordinasikan dengan PLN untuk langkah pemulihan aliran listrik," ucapnya.
(aik/knv)






Komentar (0)