Pencurian lukisan 'yang bernilai luar biasa' karya seniman Renaisans, Antonello da Messina, terjadi di sebuah museum di Sisilia, Italia. Pencurian itu juga mencakup tiga panel karya Messina.
Dilansir AFP, Minggu (16/8/2026), Kementerian Kebudayaan Italia menyebut pencurian San Gregorio Polyptych atau altarpiece bersusun banyak yang berasal dari abad ke-15 itu terjadi pada Sabtu (15/8) malam di sebuah museum di Messina, kota asal pelukis karya-karya religius tersebut.
Pencurian itu terjadi beberapa bulan setelah Italia membeli karya berjudul 'Ecce Homo' karya Antonello da Messina dalam lelang di New York dengan harga hampir USD 15 juta dolar atau sekitar Rp 269 miliar.
Wali Kota Messina, Federico Basile, menyebut pencurian itu sebagai tindakan yang 'sangat tercela'. Dia mengatakan hal itu terasa lebih menyakitkan karena terjadi saat perayaan tradisional kota untuk menghormati Bunda Maria.
Pencurian karya seni sering terjadi di Italia. Dua hari lalu, polisi Italia menyatakan telah menemukan kembali tiga lukisan karya Renoir, Cezanne, dan Matisse yang bernilai lebih dari USD 10,4 juta.
Lukisan-lukisan tersebut sebelumnya dicuri dari sebuah museum di dekat Parma, Italia utara, pada bulan Maret. Pencurian itu diduga dilakukan oleh sebuah komplotan asal Moldova.
(haf/knv)






Komentar (0)