Viral Guru Honorer Labura Ditahan, Kasus Dugaan Pelecehan Siswi Bermula dari Permen di Kantong Rok

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, mendadak menjadi sorotan setelah kisahnya beredar luas di media sosial. 

Perkara tersebut menyeret seorang guru honorer bernama Lijan Tondi Lasriado Sinaga (36), yang kini harus menjalani proses hukum setelah dilaporkan oleh orang tua siswi.

Peristiwa yang menjadi awal perkara ini terbilang sederhana, yakni pemeriksaan atribut siswa saat kegiatan di sekolah. 

Namun, tindakan Lijan yang disebut mengambil tangkai permen dari kantong rok seorang siswi kemudian berujung laporan dugaan pencabulan. Di tengah proses hukum yang berjalan, pihak keluarga guru memberikan versi berbeda dan membantah adanya tindakan pelecehan.

Bermula Saat Guru Memeriksa Atribut Siswa

Kasus tersebut disebut terjadi pada 5 Agustus 2025 ketika Lijan sedang menjalankan tugas piket di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan. 

Saat kegiatan senam pagi berlangsung, ia memeriksa kerapian dan atribut siswa, termasuk menegur seorang siswi yang tidak mengenakan sepatu.

Menurut keterangan yang disampaikan istrinya, Hotlin Simamora, Lijan kemudian melihat tangkai permen dari kantong rok siswi tersebut. Ia mengaku mengambil tangkai permen itu karena siswi tersebut sebelumnya kerap mengonsumsi permen ketika guru memberikan pengarahan.

"Jadi apa rupanya yang kamu lakukan? Aku hanya mengambil tangkai permen itu dari kantongnya. Aku melihat tangkai itu makanya aku ambil. Karena memang sering dia itu makan permen saat guru pengarahan di lapangan," ujar Hotlin, dikutip Jumat (14/8/2026).

Hotlin menyebut suaminya bermaksud menjaga suasana tetap kondusif dan tidak mempermalukan siswi di hadapan teman-temannya.

"Jadi supaya suasana di lapangan itu tidak tenang dan si anak tidak merasa diintimidasi dan dipermalukan, aku ambil permennya. Anak itu tertawa dan semua siswa tertawa. Tapi kemudian dia melapor ke orang tuanya, dirogoh roknya sampai menjalar ke mana," katanya.

Orang Tua Melapor, Guru Honorer Akhirnya Ditahan

Versi tersebut berbeda dengan laporan yang kemudian dibuat keluarga siswi. Orang tua korban melaporkan Lijan kepada polisi atas dugaan pencabulan. Upaya mediasi antara kedua pihak telah dilakukan beberapa kali, tetapi tidak menemukan kesepakatan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor
• 1 jam lalu
0
thumb
Gempa NTT, Kapolri Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Bantu Warga
• 4 jam lalu
0
thumb
Gempa Dahsyat M7,7 Robohkan Masjid Kubah Merah Putih di Manggarai Timur
• 15 jam lalu
0
thumb
Rp700 Ribu per Kg vs Rp34 Ribu: Heboh Upah Kupas Bawang ala Prabowo
• 20 jam lalu
0
thumb
2 Pos Polisi di Surabaya Dibom Molotov OTK, Pelaku Naik Motor Berpakaian Hitam
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.