Sebanyak 25 personel Satgas Patriot Husada VI menerima Penghargaan Dharma Kemanusiaan dari KBRI Abu Dhabi setelah menuntaskan misi kemanusiaan bagi masyarakat Palestina terdampak konflik Gaza.
Penghargaan tersebut diberikan saat rombongan Patriot Husada VI singgah di Abu Dhabi dalam perjalanan kembali ke Indonesia. Mereka diterima Judha Nugraha Duta Besar RI untuk Perserikatan Emirat Arab (PEA) di KBRI Abu Dhabi, Jumat (14/8/2026).
Penghargaan Dharma Kemanusiaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian para tenaga kesehatan TNI selama sekitar empat bulan memberikan pelayanan medis kepada pasien Palestina di UAE Floating Hospital, El Arish, Republik Arab Mesir.
Sertifikat penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Judha kepada Letkol Ckm dr. Arif Puguh Santoso, Sp.PD., M.Kes Komandan Satgas Patriot Husada VI.
“Para tenaga kesehatan TNI tidak hanya membawa keahlian medis, tetapi juga membawa solidaritas dan kepedulian rakyat Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina. Pengabdian mereka merupakan wujud nyata kehadiran Indonesia dalam misi kemanusiaan,” kata Judha dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (16/8/2026).
Patriot Husada VI terdiri atas 25 personel gabungan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Mereka berasal dari berbagai satuan di seluruh Indonesia dengan latar belakang keahlian sebagai dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta tenaga kesehatan pendukung.
Misi kemanusiaan dimulai pada 15 April 2026. Selama sekitar empat bulan bertugas, para personel terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan bagi pasien Palestina, mulai dari pemeriksaan dan perawatan, penanganan kondisi kegawatdaruratan, hingga berbagai tindakan medis sesuai kebutuhan.
Patriot Husada merupakan bagian dari kerja sama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Pertahanan PEA dalam mendukung misi kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Patriot Husada VI berada di bawah koordinasi Joint Operations Command (JOC) PEA dan bekerja bersama tenaga kesehatan serta unsur pendukung lainnya di UAE Floating Hospital.
Menurut Judha, misi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kerja sama Indonesia dan PEA dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina yang membutuhkan.
“Kerja sama Indonesia dan PEA untuk Palestina menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya berkembang di bidang politik, ekonomi, dan pembangunan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang konkret,” ujarnya.
“Kolaborasi seperti ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Palestina yang membutuhkan pertolongan,” lanjut Judha.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah PEA, Kementerian Pertahanan, angkatan bersenjata, serta seluruh unsur terkait yang telah memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan TNI selama menjalankan misi di UAE Floating Hospital.
Setelah menyelesaikan masa penugasan, Patriot Husada VI menyerahkan kelanjutan misi kepada Satgas Patriot Husada VII.
Pergantian tersebut memastikan dukungan tenaga kesehatan TNI bagi masyarakat Palestina dapat terus berlangsung.
Pemberian Penghargaan Dharma Kemanusiaan kepada Patriot Husada VI juga melanjutkan bentuk apresiasi KBRI Abu Dhabi terhadap personel kesehatan TNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan untuk Palestina.
Sebelumnya, penghargaan serupa diberikan kepada Satgas Nakes TNI yang telah menyelesaikan penugasan di El Arish. (saf/ham)





Komentar (0)