KAI Divre I Sumut Pastikan Jalur Kereta Aman Pascagempa M 6,4 Simalungun

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Medan: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatra Utara menyatakan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Utara tetap dalam keadaan aman pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang kawasan Simalungun pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan KAI sempat menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap seluruh rangkaian perjalanan kereta sebagai langkah preventif guna memastikan kondisi jalur dan prasarana dalam keadaan layak sebelum operasional kembali diaktifkan.

"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah menerima informasi gempa, kami langsung berkoordinasi dengan unit terkait dan memberlakukan BLB terhadap seluruh perjalanan kereta api. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan," katanya di Medan, seperti dilansir Antara, Minggu, 16 Agustus 2026.

Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 17.54 WIB dengan magnitudo 6,4 dan kedalaman 163 kilometer. Episentrum gempa terletak sekitar 10 kilometer di tenggara Simalungun, Sumatera Utara. Guncangan turut dirasakan oleh warga di Kota Tebing Tinggi, Kabanjahe, Limapuluh, Simalungun Raya, Kota Pematangsiantar, hingga Pangururan.
 

Baca Juga :

Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, BMKG: Pusat di Darat


Tim KAI Divre I Sumatra Utara melakukan pengecekan menyeluruh yang mencakup kondisi jalur rel, bangunan stasiun, serta sarana prasarana perkeretaapian lainnya guna memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan.

Pada pukul 18.50 WIB, seluruh pemeriksaan prasarana di wilayah Sumatera Utara rampung dan dinyatakan aman. Setelah itu, operasional kereta api mulai dijalankan kembali secara bertahap dengan mengikuti batas kecepatan yang telah ditentukan.

Penerapan prosedur BLB tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api di Sumatra Utara mengalami keterlambatan hingga 52 menit akibat proses pemeriksaan jalur yang harus dituntaskan terlebih dahulu.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan perjalanan ini. KAI akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa serta memastikan seluruh prasarana di wilayah Divre I Sumatera Utara berada dalam kondisi siap dan aman untuk digunakan," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Riau pulihkan pesisir terdampak abrasi
• 22 jam lalu
0
thumb
Jaringan WN India Olah 30 Kg Emas Ilegal Per Hari, Nilainya Hampir Rp 3 T Per Bulan
• 7 jam lalu
0
thumb
2.000 Kursi Single Seat Mulai Dipasang di Stadion Brawijaya, Persik Kediri Siap Sambut Super League 2026/2027
• 14 jam lalu
0
thumb
Polri Kirim 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa di NTT
• 12 jam lalu
0
thumb
Taman Polkam Merdeka 81 jadi daya tarik warga jelang HUT RI
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.