JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melakukan percepatan perbaikan layanan telekomunikasi yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya.
EVP PT Telkom Indonesia Regional III, Rachmad Dwi Hartanto menyebut, tedapat penurunan kualitas layanan di wilayah gempa.
Hal itu, kata dia, utamanya dikarenakan kendala pasokan listrik di wilayah terdampak, serta sejumlah kerusakan perangkat akibat bencana alam tersebut.
“TelkomGroup terus melakukan langkah percepatan perbaikan dengan mengerahkan tim teknis dan sumber daya yang diperlukan agar layanan telekomunikasi dan digital dapat segera kembali normal,” kata Rachmad dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga: Tanggap Darurat Gempa NTT, TNI AL Evakuasi 1.179 Warga Sikka
Menurut dia, proses pemulihan layanan saat ini masih bergantung pada stabilitas pasokan listrik.
Mengatasi hal itu, pihaknya mengaktifkan genset tambahan dengan kapasitas terbatas sebagai penguatan suplai listrik guna menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan dan mendukung proses pemulihan layanan.
“TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini," tuturnya dilansir dari Antara.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan pihaknya turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pengertian dan dukungan yang diberikan selama proses pemulihan berlangsung.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Berdasarkan data sementara pada Sabtu hingga pukul 18.48 WIB, total korban meninggal dunia mencapai 47 orang.
Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban meninggal teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang, dan Ende 1 orang.
Baca Juga: Potret Kerusakan Pascagempa M 7,7 di NTT, Gedung Roboh hingga Jalan Tertutup Longsor
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- gempa ntt
- gempa bumi
- telkom
- pemulihan layanan telekomunikasi
- penurunan kualitas layanan






Komentar (0)