Ruben Amorim Sebut Manchester United Lebih Membosankan tanpa Dirinya

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MILAN—Ruben Amorim melontarkan candaan bahwa konferensi pers Manchester United menjadi ‘lebih membosankan’ tanpa kehadirannya pada Sabtu malam.

Amorim, yang kini melatih AC Milan, mengalahkan mantan klubnya dengan skor 4-2 dalam laga persahabatan pramusim sebelum tertawa bersama para jurnalis.

Pelatih asal Portugal ini dipecat sebagai manajer Man United pada bulan Januari, dengan Darren Fletcher dan kemudian Michael Carrick mengambil alih posisi tersebut.

Ia meninggalkan klub setelah masa jabatan yang sangat sulit, di mana ia hanya memenangkan 25 dari 63 pertandingan di semua kompetisi.

Amorim sering dikritik karena pendekatan taktisnya yang keras kepala, karena ia tetap berkomitmen pada formasi 3-4-2-1 untuk United.

Namun, formasi itulah yang justru menaklukkan tim asuhan Carrick pada hari Sabtu, saat Milan keluar sebagai pemenang.

Dan setelah kemenangan tersebut, Amorim berada dalam suasana hati yang sangat baik hingga ia tertawa bersama beberapa jurnalis Inggris saat meninggalkan stadion.

Amorim berhenti sejenak untuk berjabat tangan dengan jurnalis Simon Stone, serta beberapa profesional media lainnya di lokasi pertandingan.

Ia seperti dikutip talkSPORT terkekeh dan bertanya: “Apakah kalian merindukanku?”

Seseorang pun menjawab: “Kami merindukan konferensi pers Anda!”

Hal itu membuat mantan bos Man United tersebut tertawa terbahak-bahak dan berkelakar: “Sekarang konferensi persnya jadi lebih membosankan!”

Saat beranjak pergi, ia terus terkekeh dan berpose untuk beberapa foto bersama penggemar sebelum memasuki bus tim Milan.

Konferensi pers Amorim yang menghibur

Lelucon Amorim tampaknya bukan merupakan sindiran terhadap manajer baru Man United, Carrick, melainkan lebih berupa celetukan yang ditujukan pada dirinya sendiri.

Pria berusia 41 tahun itu dipecat sebagai manajer Red Devils hanya 24 jam setelah melontarkan pernyataan mengejutkan kepada jajaran direksi klub dalam konferensi pers terakhirnya.

Ia juga sempat meninggalkan ruangan dengan penuh emosi dalam konferensi pers yang panas pada bulan Januari itu—sebuah momen yang pastinya jauh dari kata membosankan.

Selain itu, Amorim memiliki banyak momen menarik lainnya dalam konferensi pers selama masa tugasnya di Manchester.

Amorim kerap berbicara sangat jujur ​​kepada media; tahun lalu, ia bahkan menyebut timnya sendiri sebagai ‘yang terburuk dalam sejarah klub’.

Ia juga mengakui kemungkinan dirinya dipecat pada akhir tahun 2024, menyusul kekalahan ketiga berturut-turut pada musim tersebut.

Jadi, ia sama sekali tidak keliru saat mengatakan bahwa ruang konferensi pers United telah kehilangan sedikit ‘warna’—terutama bagi para jurnalis—sejak kepergiannya. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mewujudkan Cita-Cita Kemerdekaan Melalui APBN
• 1 jam lalu
0
thumb
Gempa M7,7 Guncang NTT, Lebih dari 5.900 Warga Mengungsi
• 56 menit lalu
0
thumb
Begini Reaksi Anak-anak Irish Bella Saat Tahu sang Ibu Hamil, Perlakuan Manis Putri Sambung Jadi Sorotan
• 17 jam lalu
0
thumb
Resep Nasi Goreng Tumpeng Merah Putih untuk Agustusan ala Chef Devina Hermawan
• 22 jam lalu
0
thumb
PSG Beli Winger Belgia, Mika Godts, Rp1,1 Triliun dari Ajax
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.