JAKARTA, KOMPAS.TV - Lebih dari seribu warga di Sikka mengungsi akibat gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).
Informasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, KompasTV, Minggu (16/8/2026).
Menurut penuturannya, sebagian besar warga terdampak ditempatkan di lokasi pengungsian seperti Stadion Gelora Samador dan beberapa titik aman.
"Sangat banyak yang mengungsi, baik yang evakuasi mandiri maupun yang dilakukan oleh Pemda, yaitu sebanyak 1.264 orang, ada di, kami tempatkan di lapangan sepak bola Gelora Samador, kemudian ada yang di Simpang Lima Lingkar Luar, lalu ada sebagian di SMA Budi Luhur, dan di beberapa tempat lagi." kata Simon.
"Yang secara mandiri mereka berkumpul di titik-titik yang mereka anggap aman dan jauh dari laut," ucapnya.
Baca Juga: Tanggap Darurat Gempa NTT, TNI AL Evakuasi 1.179 Warga Sikka
Dia memastikan koordinasi dan persiapan lapangan telah dilakukan, mulai dari pemasangan lampu oleh PLN, penyiapan tenda, pemenuhan logistik makanan, hingga koordinasi lanjutan untuk mencukupi kebutuhan lain yang diperlukan warga terdampak.
"Dari sore PLN sudah siapkan memasng lampu, kemudian tenda sudah disiapkan, lalu logistik makanan sudah disiapkan tadi malam. Dan pagi ini sampai siang ini kita tetap melakukan koordinasi untuk mmenuhi beberapa hal yang dibutuhkan," ujar Simon.
Pihaknya pun berharap para warga terdampak dapat mengungsi di satu titik yakni di Stadion Gelora Samador guna mempermudah koordinasi bantuan.
"Kita berharap semuanya harusnya ke Gelora Samador, di satu titik ini, kita koordinasinya lebih mudah, tetapi sebagian masih ingin di depan rumah dan di titik kumpul yang lain," lanjutnya.
Di sisi lain, Simon menuturkan guncangan gempa susulan dengan intensitas kecil masih dirasakan di wilayah Kabupaten Sikka pada Sabtu malam, pasca-gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang kawasan tersebut.
"Sampai dengan tadi malam sekitar jam 11.12 masih ada guncangan-guncangan meskipun intensitasnya kecil, tetapi masih terasa. Hampir seluruh warga di Kabupaten Sikka tidak berani berada di dalam rumah, mereka menggelar untuk tidur di teras ataupun tenda di luar rumah," ucapnya.
Baca Juga: Jusuf Kalla Ungkap PMI Bergerak Salurkan Bantuan Pascagempa M 7,7 di NTT
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- gempa ntt
- gempa
- kabupaten sikka
- korban mengungsi
- warga sikka
- wakil bupati sikka





Komentar (0)