Tanggap Darurat Gempa NTT, TNI AL Evakuasi 1.179 Warga Sikka

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Tim SAR melakukan pencarian korban di lokasi terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). TNI AL dalam hal ini Lanal Maumere bersama tim gabungan melakukan evakuasi terhadap ribuan warga terdampak ke lokasi pengungsian sementara di wilayah Kabupaten Sikka, NTT. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - TNI AL dalam hal ini Lanal Maumere bersama tim gabungan melakukan penanganan dampak gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Evakuasi dilakukan terhadap ribuan warga terdampak ke lokasi pengungsian sementara di wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). 

​Berdasarkan data pendataan sementara PMI Cabang Maumere, sebanyak 290 KK dengan total 1.179 jiwa berhasil dievakuasi ke area penampungan sementara.

Baca Juga: Update Korban Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

"Seluruh rangkaian pergeseran warga selesai pada pukul 20.45 Wita dalam keadaan lancar dan aman dengan pengawalan ketat tim keamanan serta pendampingan dari tim kesehatan," demikian keterangan TNI AL yang diterima Kompas.TV, Minggu (16/8/2026).

Di sisi lain, personel gabungan tetap disiagakan untuk memantau perkembangan lingkungan dan potensi gempa susulan.

"Keterlibatan TNI AL dalam aksi tanggap darurat bencana ini merupakan bentuk merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam merespons kondisi darurat yang terjadi di wilayah Indonesia serta dan menjadi bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali." 

Sebelumnya, gempa M 7,7 mengguncang wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi.

Berdasarkan data sementara pada Sabtu (15/8/2026) hingga pukul 18.48 WIB, total korban meninggal dunia mencapai 47 orang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebaran korban meninggal itu teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang, dan Ende 1 orang.  

Selain korban meninggal, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. 

Sementara itu, hingga pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Labuan Bajo Sudah Aman Dikunjungi Wisatawan Pascagempa M7,7 di NTT

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gempa ntt
  • tni al
  • evakuasi korban gempa
  • sikka
  • proses evakuasi
  • gempa
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prof Aslinda Ajak Mahasiswa Baru UNM Pahami dan Patuhi Regulasi Akademik
• 20 jam lalu
0
thumb
KPK Dalami Dugaan Pemberian Uang Pemkab Kuansing ke Kemenhut dan Pengembaliannya
• 14 jam lalu
0
thumb
BNPB: 54 Rumah Rusak Berat Imbas Gempa M 7,7 NTT
• 20 jam lalu
0
thumb
Menerka Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 usai India Mundur, 6 Negara Dirumorkan Bakal Jadi Rival Garuda
• 22 jam lalu
0
thumb
Gempa Dahsyat M7,7 di NTT Disebabkan Aktivitas Sesar Back Arc Flores
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.