Peringatan Hari Damai Aceh Ricuh: TNI Merespons, JK Buka Suara

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026), diwarnai kericuhan.

Padahal, peringatan Hari Damai ini seharusnya menjadi momentum untuk mengenang berakhirnya konflik.

Kericuhan bermula ketika sebagian massa dari sejumlah elemen masyarakat hendak memasang bendera bintang bulan pada salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

Sementara aparat TNI yang berjaga di sekitar pagar masjid melarang pemasangan bendera tersebut.

Baca juga: Mediator Perdamaian Aceh, Juha Christensen: Bendera Bulan Bintang Harus Dihormati sebagai Bagian Sejarah

Larangan kemudian diikuti beberapa kali tembakan peringatan yang dilepaskan ke udara.

Suara tembakan membuat massa yang berada di halaman masjid spontan tiarap.

Dari situ bentrokan antara warga dan aparat pun terjadi.

Situasi menjadi semakin memanas setelah sebagian massa meluapkan kemarahan kepada aparat TNI.

Baca juga: Polda Aceh Temui Massa Aksi: Minta Warga Saling Jaga

Massa lantas bergerak mengejar personel TNI yang berada di sekitar masjid.

Mereka bergerak hingga ke depan Gedung DPRK Banda Aceh, sementara sebagian lainnya berlari menuju lampu Simpang Kodim.

Dalam pengejaran, massa melempari aparat dengan batu dan sejumlah benda lainnya.

Bentrokan mulai mereda setelah personel TNI menjauh dari kejaran massa.

Baca juga: Dua Mobil Warga Rusak Buntut Kericuhan Peringatan Hari Damai Aceh

Meski kericuhan mereda, massa masih bertahan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman.

Mereka menyampaikan protes atas larangan pengibaran benderanya.

Massa juga membakar satu unit sepeda motor milik aparat TNI yang diparkir di area masjid.

Sementara itu, salah seorang peserta aksi dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka di bagian kepala.

Baca juga: Respons TNI soal Hari Damai di Aceh Berujung Ricuh: Mari Hormati Simbol Negara

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
TNI imbau warga

Merespons ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, TNI menyayangkan adanya kericuhan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemenkes: RSUD dan Puskesmas Terdampak Gempa NTT Ditargetkan Beroperasi 1-2 Minggu ke Depan
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari
• 5 jam lalu
0
thumb
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
• 9 jam lalu
0
thumb
JK Ingatkan Korban Gempa NTT Bisa Bertambah karena Masih Hari Pertama Kejadian
• 21 jam lalu
0
thumb
4.925 Paket Bantuan Gempa NTT dari Prabowo Tiba, 45.075 Masih Menyusul
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.