Hasto: Kantor PDIP Samosir Harus Jadi Rumah Rakyat Bukan Gedung Elitis

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SAMOSIR - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, Sabtu.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Hasto Kristiyanto juga didampingi Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing, serta Juru Bicara Partai Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli.

BACA JUGA: Sikap PDIP Soal Pertemuan Para Sekjen Parpol Koalisi di Rumah Sugiono

Setibanya di lokasi groundbreaking, rombongan DPP PDI Perjuangan disambut hangat oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon, Sekretaris DPD Sutarto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir Osvaldo Simbolon, jajaran Fraksi PDIP DPRD Samosir, serta ratusan kader dan tokoh masyarakat setempat. Penyambutan dilangsungkan dengan khidmat melalui persembahan tarian tradisional khas Batak Toba, Tari Tor-Tor.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung lancar di bawah cuaca cerah Samosir. Hasto Kristiyanto bersama Djarot Saiful Hidayat dan Rapidin Simbolon secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik kompleks kantor DPC yang dirancang mencakup gedung utama, aula pertemuan, hingga patung Bung Karno, dengan target penyelesaian pada Januari 2027 mendatang.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Puji PDIP di Pidato Kenegaraan soal RAPBN 2027, Mbak Puan Tersenyum

Dalam pidato pengarahannya, Hasto Kristiyanto menyampaikan salam hangat sekaligus amanat penting dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hasto menegaskan bahwa kantor partai tidak boleh dibangun sekadar sebagai gedung yang elitis dari sisi fisik, melainkan harus memiliki roh kebudayaan, bersekutu dengan ilmu pengetahuan, dan memancarkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat bawah.

"Setiap saya datang ke Samosir ini, Ibu Megawati selalu menitipkan pesan bahwa ini adalah bumi yang membentuk peradaban dunia. Karena itu, ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan ini, fungsinya bukan sekadar rumah untuk konsolidasi politik, rekrutmen, atau kaderisasi," jelas Hasto.

BACA JUGA: Sekjen Partai Pendukung Prabowo Bertemu, Djarot PDIP: Berkumpul Itu Baik, Silaturahmi

"Kantor ini harus bersekutu dengan ilmu pengetahuan dan memancarkan semangat keberpihakan kepada rakyat," tegas Hasto di hadapan ratusan kader.

Secara khusus, Hasto menekankan pesan ideologis partai agar keberadaan kantor baru ini difungsikan secara nyata sebagai rumah rakyat atau option for and with the poor. Tempat ini harus menjadi muara bagi masyarakat miskin, kaum terpinggirkan, serta warga yang mengalami ketidakadilan hukum untuk mengadu dan mendapatkan pembelaan politik.

"Di balik kantor yang kita bangun ini, tersembunyi suatu tekad yang sangat kuat: bagaimana kantor partai menjadi pusat pengorganisasian dan pembelaan rakyat. Makna kekuasaan yang sejati, kata Bung Karno, adalah berpihak pada rakyat Marhaen, rakyat yang tertindas. Jangan sampai kantor partai megah tetapi berjarak dengan rakyat. Kantor ini harus menjadi tempat rakyat yang diperlakukan tidak adil datang dan menemukan perlindungan," lanjut Hasto.

Selain sebagai benteng pembelaan rakyat kecil, Hasto menjabarkan pentingnya peran kantor partai sebagai wadah pendidikan politik yang progresif, terutama bagi generasi muda dan anak-anak bangsa di Kabupaten Samosir. Menurutnya, kantor DPC PDI Perjuangan harus menjadi pusat dialektika, literasi, serta penggodokan imajinasi masa depan daerah dan bangsa.

"Sejarah telah membuktikan bahwa pemimpin-pemimpin besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta tidak lahir dari kemewahan. Mereka lahir dari rakyat kebanyakan yang bergumul langsung dengan penderitaan, kemiskinan, dan ketidakadilan, namun terus menggembleng diri dengan banyak membaca buku dan berdiskusi," ujar Hasto.

"Karena itu, kantor partai ini nantinya harus menjadi pusat pendidikan politik dan kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari tanah Samosir yang kaya akan sejarah peradaban ini, kita berharap kelak akan lahir pemimpin-pemimpin besar bagi bangsa dan negara Indonesia melalui penggemblengan PDI Perjuangan," pungkas Sekjen PDI Perjuangan tersebut. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tanggapi Pidato Prabowo, Charles PDIP Minta Desain Ulang Program MBG


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi Strategis di Ekosistem Kripto ASEAN, Ini Kuncinya
• 19 menit lalu
0
thumb
Detik-Detik Gempa NTT, Bangunan Roboh Timpa 3 Warga
• 15 jam lalu
0
thumb
BMKG Ingatkan Warga Tak Buru-buru Masuk Rumah Rusak Usai Gempa M 7,7 NTT
• 14 jam lalu
0
thumb
48 Ton Beras dan Logistik Kebencanaan Dikirimkan ke Korban Gempa NTT
• 4 jam lalu
0
thumb
DJI Osmo 360 II Kini Bisa Ganti Lensa
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.