Kementerian UMKM luncurkan holding UMKM klaster perkebunan Babel

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia meluncurkan holding UMKM klaster pertanian dan perkebunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna membangun UMKM yang terintegrasi, sistematis dan berkelanjutan.

"Holding UMKM ini untuk membangun ekosistem kemitraan bisnis UMKM berbasis klaster," kata Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan Holding UMKM ini merupakan implementasi Program Menteri UMKM Republik Indonesia untuk membangun model pengembangan UMKM yang terintegrasi, sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya ungkit, nilai tambah yang tinggi dengan menjadikan usaha menengah sebagai penggerak utama dalam mengitegrasikan usaha mikro kecil ke dalam rantai pasok untuk memperkuat kapasitas dan standarisasi usaha serta membuka pembiayaan dan penguatan akses pasar.

"Melalui program ini, kami ingin menaikkan kelaskan UMKM dalam satu paket, sehingga usaha mikro kecil ini tidak lagi sendiri-sendiri dalam mengakses pembiayaan hingga pemasaran ke pasar global," katanya.

Ia menyatakan dalam holding UMKM ini terdapat empat pilar diantaranya pilar agregasi, inkubasi, pemasaran dan pembiayaan yang difokuskan pada model konsolidasi bisnis untuk memperkuat kapasitas, standardisasi mutu dan memperluas akses pasar pelaku UMKM agar mampu menembus rantai pasok global.

"Hari ini kita menetapkan PT CAN Hatami Nugraha sebagai role model untuk komoditas lada putih, karena dinilai sudah dan siap dalam memperkuat kapasitas dan standarisasi usaha pertanian lada putih di daerah ini," katanya.

Ia menekankan kolaborasi, kepastian pasar, kemudahan akses pembiayaan dan standar kualitas yang terjamin itulah pilar holding UMKM ini.

"Kegiatan hari ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat, daerah, perbankan dan pelaku usaha lokal dalam memajukan komoditas unggulan lada putih, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan Bangka Belitung yang berdaya saing tinggi di pasar global," katanya.

Baca juga: Babel pastikan 340 lahan KDKMP "clear on clean"

Baca juga: Kearifan lokal benteng pertanian dari serbuan tambang

Baca juga: Mendes PDTT: Desa tambang harus memiliki model pengembangan pertanian


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkes Ungkap Efisiensi Pengadaan Alkes Capai 52%: Penghematan Rp 10,25 T
• 15 jam lalu
0
thumb
Rumah Orang Tua Ludes Terbakar, Saddil Ramdani Minta Doa: Semoga Semuanya Membaik
• 8 jam lalu
0
thumb
Masih Ada Kesempatan Melihat Hujan Meteor Perseid
• 9 jam lalu
0
thumb
17 CCTV Dipasang di 7 Desa, Cucun Dorong Kabupaten Bandung Jadi Wilayah Zero Kriminalitas
• 4 jam lalu
0
thumb
Jordan Wilson Ungkap Sosok yang Buatnya Memilih Berkarier di Liga Voli Korea Musim Ini, Terang-terangan Bilang Begini
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.