JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan meminta seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga pengurus yayasan, meningkatkan kewaspadaan menyusul penemuan 995 senjata di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengimbau pihak sekolah untuk mengantisipasi setiap potensi ancaman di lingkungan pendidikan.
"Terkait penemuan senjata, kami mengimbau kepada para kepala sekolah, guru, dan pengurus yayasan untuk lebih waspada," kata Syafrin kepada Kompas.com, Sabtu (15/8/2026).
Ia juga meminta pihak sekolah tidak ragu berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan hal yang mencurigakan di lingkungan sekolah.
Baca juga: Soal Temuan 995 Airsoft Gun, KPAI Minta Ada Audit Keamanan Seluruh Sekolah
"Apabila terdapat hal-hal yang menimbulkan kecurigaan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sejak dini," tambah Syafrin.
Syafrin berharap temuan senjata tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak sekolah agar lebih waspada terhadap kondisi di lingkungan pendidikan.
"Kami berharap kejadian ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh pihak sekolah," tegas Syafrin.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 995 senjata ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Temuan 995 Senjata Api di Sekolah, KPAI: Anak Tidak Boleh Jadi Martir Konflik Orang Dewasa
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan senjata tersebut ditemukan setelah pihak yayasan membuka ruangan yang terkunci dengan pendampingan kepolisian.
"Hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain," tutur Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)