Video Penampakan Detik-detik Air Laut Surut Usai Gempa M 7,7 Guncang NTT

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu 15 Agustus 2026. Guncangan gempa yang terjadi pukul 05.58 WITA itu turut dirasakan hingga Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada koordinat 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga :
Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Operasional Kapal di Maumere Tetap Berjalan
Update Gempa NTT, BNPB: 38 Orang Meninggal dan 13 Luka

Tak lama setelah gempa, BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami. Kondisi tersebut kemudian membuat warga di sejumlah wilayah pesisir meningkatkan kewaspadaan. Sebuah video yang beredar memperlihatkan kondisi air laut yang tampak surut setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. 

Kondisi tersebut terlihat dari posisi air laut yang lebih rendah dari biasanya. Bahkan tiang-tiang penyanga jembatan pub terlihat akibat air yang menyusut. Fenomena air laut yang tiba-tiba surut setelah gempa kuat menjadi kondisi yang perlu diwaspadai masyarakat pesisir pantai. 

Sebelumnya BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami 1 setelah gempa awal tercatat berkekuatan M7,0. Saat itu, Ngada bagian utara berstatus waspada dengan estimasi waktu tiba tsunami sekitar pukul 05.01 WIB.

Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter. Sementara itu di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.

Peringatan dini tsunami juga telah dicabut sekitar pagi tadi. 

"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa kekuatan 7,7 hari ini pukul 04.58 WIB dinyatakan telah berakhir," ucap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Meski begitu, Wijayanto menjelaskan BMKG akan terus memperbarui informasi selanjutnya.

"Demikian informasi terakhir disampaikan oleh sistem peringatan dini tsunami Indonesia, kecuali ada informasi baru," tutur Wijayanto.

Korban Jiwa

Berdasarkan data BNPB hingga pukul 12.30 WIB  sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 orang luka ringan akibat gempa tersebut. Korban meninggal dunia sementara tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak tiga orang, Kabupaten Manggarai enam orang dan Kabupaten Manggarai Timur lima orang. Sementara korban luka dilaporkan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga :
Sebelum Gempa M 7,7, NTT Pernah Diguncang Gempa Dahsyat pada 1992
Gempa M 7,7 di NTT, 14 Orang Meninggal Dunia-Puluhan Bangunan Rusak
Sebelum M 7,7 Guncang NTT, 6 Gempa Dahsyat Ini Melanda Dunia Sepanjang 2026, Salah Satunya di Negara Tetangga RI

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Garuda Pertiwi Hancurkan Arab Saudi 7-0, Timo Scheunemann Puji Performa Tim
• 15 jam lalu
0
thumb
Bingkai Sepekan: Gegap Gempita Sambut HUT RI
• 10 jam lalu
0
thumb
BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan
• 10 menit lalu
0
thumb
Ternyata Ini Penyebab Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo NTT hingga Picu Gelombang Tsunami di 10 Daerah Hingga Sulsel dan Sultra
• 5 jam lalu
0
thumb
Picu Peringatan Tsunami, Ini Titik Gempa M 7,7 di NTT
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.