Sejumlah Wisatawan Asing Diam Tak Bergerak Merasakan Gempa NTT M 7,7 di Labuan Bajo, Warga: Don’t Be Panic

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Sejumlah wisatawan asing yang ingin menikmati matahari terbit di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdiam tak bergerak saat merasakan gempa.

Gempa kuat mengguncang NTT dengan kekuatan magnitude 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di 30 km Timur Laut Mbay Nagekeo, NTT dengan kedalaman 15 km dari permukaan laut.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi Tsunami, namun kini peringatan telah berakhir.

Wisatawan Asing Merasakan Gempa

Wisatawan asing merasakan guncangan gempa NTT di Labuan Bajo
Sumber :
  • TikTok @azisparanamesa

Sebuah video beredar di media sosial yang menampilkan sejumlah turis asing duduk terdiam tak bergerak saat terjadinya gempa.

Video yang diunggah pada akun TikTok @azisparanamesa, memperlihatkan sejumlah turis asing yang hendak menikmati pemandangan matahari terbit dari puncak Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT.

Pohon-pohon tampak bergoyang dalam rekaman video saat seluruh wisatawan merasakan kuatnya guncangan sambil duduk terdiam.

Para warga lokal yang diduga merupakan pemandu wisata berusaha menenangkan para wisatawan agar tidak merasa panik.

“Don’t be panic, don’t be panic,” ujar warga lokal dalam tayangan video tersebut.

Wisatawan saling berpegangan satu sama lain, beberapa diantaranya juga berpegangan pada kayu pembatas jalan hingga batu yang berada di sekitar mereka.

Saat guncangan mulai berhenti, para wisatawan beranjak untuk turun dari puncak bukit dan ingin meninggalkan tempat tersebut.

Video tersebut telah disaksikan oleh 145 ribu pengguna media sosial TikTok dan mendapatkan 8,279 likes dan dibagikan sebanyak 1.187 pengguna saat informasi ini diterbitkan.

Warga dan Wisatawan Masih Mengungsi

Meski status peringatan tsunami telah berakhir, namun masyarakat yang tinggal di sekitar pantai, pesisir, maupun muara sungai diminta untuk tidak mendekati kawasan tersebut.

Sebagian masyarakat di Labuan Bajo memilih untuk bertahan di lokasi pengungsian.

Tak hanya warga setempat, sejumlah wisatawan yang sedang berada di Labuan Bajo turut mengungsi pasca gempa dan peringatan tsunami dikeluarkan.

Pencabutan peringatan tsunami oleh BMKG menjadi kabar melegakan bagi masyarakat.

Walau demikian, tetap diperlukan kewaspadaan mengingat aktivitas gempa susulan dan kondisi laut masih dalam pemantauan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SAR Maumere Evakuasi Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan Gempa NTT
• 8 jam lalu
0
thumb
Purbaya Yakin Target RAPBN 2027 Terealisasi, Ekonomi Ditargetkan Tumbuh 6 Persen
• 16 jam lalu
0
thumb
Film Baby Udon Rilis Trailer, Angkat Kisah Nyata Cinta Fanny Kondoh
• 11 jam lalu
0
thumb
Kecamatan Kebayoran Lama Gunakan Taktik Penghijauan untuk Geser 105 PKL Loak
• 7 jam lalu
0
thumb
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BMKG Deteksi Tsunami hingga 0,94 Meter
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.