HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASAR – Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) mengambil langkah strategis memperkuat sistem pengelolaan sampah ramah lingkungan dengan menggelar kunjungan pembelajaran dan studi banding ke Yayasan Peduli Negeri (YPN). Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan pengelolaan sampah organik dan anorganik berbasis edukasi serta kemandirian, sesuai dengan tridarma perguruan tinggi, demi mewujudkan kampus mandiri sampah.
Rombongan FT UNM yang dipimpin langsung oleh Ketua Bank Sampah Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Ir. Nurlita Pertiwi, M.T., bersama jajaran pengurus Bank Sampah FT UNM, disambut hangat oleh Ketua Yayasan Peduli Negeri, DR. Saharuddin, S.S., M.M. Dalam sesi pemaparan dan peninjauan lapangan, YPN memperkenalkan berbagai metode pengolahan sampah organik mulai dari pemilahan awal, pengomposan, hingga budidaya Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi biologis pengurai sampah yang bernilai ekonomis tinggi.
Metode-metode ini dipelajari untuk disesuaikan dengan karakteristik dan dinamika limbah harian di kawasan kampus. Selain itu, para dosen juga mendalami tata kelola sampah anorganik melalui penguatan manajemen bank sampah yang mencakup alur pemilahan, mekanisme pengumpulan, digitalisasi pencatatan, serta strategi konversi sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Prof. Nurlita Pertiwi mengapresiasi penerimaan dan pemaparan praktik baik dari YPN, terutama karena YPN telah berhasil membina dan mendampingi Fakultas MIPA UNM dalam mendirikan bank sampah di kampus. Menurutnya, kolaborasi dan berbagi pengalaman ini menjadi pijakan penting dalam merancang ekosistem kampus hijau yang terstruktur di FT UNM.
Lebih lanjut, DR. Saharuddin menegaskan bahwa melalui penerapan pengolahan sampah organik dan optimalisasi bank sampah anorganik secara beriringan, Fakultas Teknik UNM berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam mewujudkan kampus mandiri sampah dan menjadi pusat edukasi serta percontohan pengelolaan sampah dari sumber bagi masyarakat luas.
“Alhamdulillah YPN kembali mendapat kepercayaan kampus yakni FT UNM dalam pembinaan pengelolaan sampah di lingkungan kampus,” jelas alumnus doktoral ilmu lingkungan Unhas ini. (*)






Komentar (0)