Lebih dari 19.000 Pramuka Penggalang dari seluruh pelosok Indonesia serta delegasi mancanegara berkumpul di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12. Acara akbar ini digelar mulai 13 hingga 20 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65.
Jamnas tahun ini mengusung tema strategis: "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan." Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang hadir dalam pembukaan tersebut menyampaikan pesan khusus dari Presiden RI. Pemerintah berencana memperkuat posisi Pramuka dengan menjadikannya bagian inti dari sistem pendidikan nasional.
“Bapak Presiden pesannya jelas, dalam membangun karakter kepemudaan, Pramuka adalah bagian terpenting. Karena itu tadi disampaikan Bapak Presiden, tidak lagi Pramuka ini menjadi ekstrakurikuler, tetapi harus menjadi bagian daripada struktur kependidikan baik di Menteri Pendidikan Dasar, Menengah, maupun Tinggi” ujar Erick Thohir dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Baca Juga :
6 Makna Tunas Kelapa sebagai Lambang Gerakan Pramuka Indonesia
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menekankan peran anggota Pramuka sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional. Mengingat sebaran anggotanya yang menjangkau pelosok negeri, Pramuka dinilai memiliki posisi vital dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
“Kita jadikan mereka bagian dari penggiat dari ketahanan pangan yang menuju swasembada pangan yang nantinya akan menuju kedaulatan pangan,” tegas Budi Waseso.
Melalui Jamnas ke-12 ini, Gerakan Pramuka diharapkan mampu mencetak calon pemimpin yang tidak hanya mandiri secara personal, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-iisu krusial bangsa, terutama di sektor pangan.





Komentar (0)