Presiden Prabowo Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah! Targetkan Hanya 300 BUMN

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo menyoroti pembenahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo mengungkap pemerintah menemukan 1.074 BUMN, termasuk yang memiliki anak, cucu hingga cicit perusahaan.

Prabowo menilai banyak BUMN yang tidak produktif dan meminta tata kelola diperbaiki.

Hal ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 yang digelar di Gedung MPR/DPR di Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8/2026).

Prabowo membuka kemungkinan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut pengurus atau direksi hingga 30 tahun. Dirinya juga membuka peluang amnesti khusus bagi mereka yang mengakui kesalahan. [TIMECODE: 01:54]

Pemerintah targetkan jumlah BUMN tersisa paling banyak 300 perusahaan pada akhir 2026.

Produser: Theo Reza

Penulis : Theo-Reza

Sumber : Kompas TV

Tag
  • prabowo
  • bumn
  • pengadilan ad hoc
  • 300
  • presiden
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Adik Bupati Sujiwo Diduga Aniaya Dokter dan Petugas RSUD, Ini Sikap Sujiwo | SAPA MALAM
• 19 jam lalu
0
thumb
Link Nonton Gratis Sabah FC vs Persib, Kick-off 19.30 WIB
• 3 jam lalu
0
thumb
Kepala BNPB: Presiden Akan Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT
• 1 jam lalu
0
thumb
Gempa NTT, Kemensos Kerahkan Personel dan Mobilisasi Bantuan
• 4 jam lalu
0
thumb
Gandeng BCA (BBCA), Pegadaian Perluas Akses Investasi Emas ke 15,8 Juta Pengguna myBCA
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.