Integrasi transportasi, kapal Dishub rute Kep Seribu dialihkan ke Transjakarta

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan pengelolaan kapal transportasi menuju Kepulauan Seribu dialihkan kepada PT Transjakarta (TJ) sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan layanan transportasi darat dan laut di Jakarta.

"Betul, namun arah besarnya tidak hanya sampai di situ. Pengalihan pengelolaan kapal Dishub ke Transjakarta ditujukan untuk mengintegrasikan transportasi ke Kepulauan Seribu dengan sistem layanan Transjakarta yang sudah dipercaya jutaan warga Jakarta setiap harinya," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Ke depan, lanjut Budi, bukan tidak mungkin layanan kapal ini akan terhubung langsung dengan moda transportasi darat seperti bus dan Mikrotrans di titik-titik keberangkatan.

Dengan demikian, ia berharap pengelolaan melalui Transjakarta bisa membuat perjalanan warga dari rumah ke Kepulauan Seribu, atau sebaliknya, menjadi satu rangkaian transportasi multimoda yang nyaman, aman, dan tersambung dari darat hingga ke laut.

"Untuk detail teknis integrasinya, termasuk pola trayek dan titik keberangkatan, masih terus kami matangkan bersama Transjakarta agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Budi.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan kehadiran PT Transjakarta menggantikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam pelayanan transportasi laut dari daratan Jakarta ke sejumlah pulau pada 2027 mempermudah mobilitas warga setempat.

“Kemudahan akses transportasi akan berdampak langsung terhadap mobilitas warga, terutama dalam memperoleh layanan kesehatan, pendidikan, serta menunjang aktivitas ekonomi,” kata Fadjar.

Sementara warga Pulau Sabira, Agung menyambut positif rencana pengalihan pengelolaan transportasi laut tersebut.

Menurut Agung, kebijakan tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas antar wilayah sekaligus memberikan akses transportasi yang lebih adil, aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga kepulauan.

Ia mengungkapkan saat ini kapal Dishub DKI Jakarta hanya beroperasi tiga kali dalam sepekan dan kondisi ini menyulitkan mobilitas warga, terutama mereka yang membutuhkan layanan kesehatan secara rutin di rumah sakit daratan Jakarta.

"Kami sangat berharap jadwal kapal bisa ditingkatkan menjadi setiap hari dengan harga semakin terjangkau,” kata Agung.

Baca juga: 21 lokasi parkir saat perayaan HUT RI

Baca juga: Rekayasa lalu lintas saat perayaan HUT RI di Jakarta

Baca juga: DKI siap hadirkan bus rute Bundaran Senayan-Ancol saat "car free day"




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Hemat Anggaran Negara Rp50 Triliun
• 21 jam lalu
0
thumb
Innalillahi, 5 Orang Meninggal Dunia dalam Gempa M 7,7 di Flores, Kepala BMKG Ungkap Sesar Jadi Penyebab Bencana
• 2 jam lalu
0
thumb
BRI Super League 2026/2027: Persija Dapat Sponsor Baru Rasa Lama
• 22 jam lalu
0
thumb
IHW Desak Pemprov DKI Jakarta Hentikan Promosi Miras di Ruang Publik
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Rampung pada 2029
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.