Penyebab Jalan Puri Lingkar Luar Jakbar Berlubang: Besi Gorong-gorong Alami Korosi

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mandor Lapangan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat, Sujatno, mengungkapkan, lubang di Jalan Puri Lingkar Luar, tepatnya di pinggir tol arah Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, disebabkan pipa gorong-gorong lama berbahan besi mengalami korosi.

"Penyebabnya buis gorong-gorong yang dari besi itu sudah korosi termakan usia. Karena model zaman dulu masih menggunakan besi, belum struktur beton," kata Sujatno saat ditemui Kompas.com di lokasi jalan berlubang, Sabtu (15/8/2026).

Kerusakan infrastruktur bawah tanah tersebut sempat menyebabkan tanah longsor hingga menyumbat saluran air. Kondisi itu kemudian ditangani petugas pada Sabtu pagi.

Baca juga: Kronologi Ketua RT di Tangsel Tegur Warga Bakar Sampah Berujung Jadi Tersangka

Kerusakan yang sempat dikira warga sebagai jalan ambles secara tiba-tiba tersebut sebenarnya bermula dari lubang kecil di permukaan jalan.

Thalita Dewanty/KOMPAS.com Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat memperbaiki akses Jalan Puri Lingkar Luar (pinggir Tol) arah Kembang Kerep, Jakarta Barat, pada Sabtu (15/8/2026). Sudin SDA melakukan pengerukan dan mengangkut tanah longsoran di dalam lubang berkedalaman sekitar 2 meter.
"Awalnya enggak langsung segitu (lebarnya). Ini kan kita melebarkan karena mau kita perbaiki gitu," ujar Sujatno.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta menemukan rongga di bawah permukaan jalan dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Rongga tersebut terbentuk akibat tanah yang tergerus setelah struktur penopang gorong-gorong berbahan besi mengalami pelapukan.

Untuk mengatasi kerusakan hingga ke sumbernya, penanganan dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan Suku Dinas (Sudin) SUmber Daya Air (SDA) Jakarta Barat.

Sebanyak 15 petugas Sudin SDA dikerahkan untuk masuk ke rongga bawah tanah guna mengeruk dan mengangkat material tanah longsoran yang menyumbat aliran air.

Baca juga: Viral Video Polisi dan ASN Adu Jotos di Laga Sepak Bola POR Kabupaten Tangerang

"Jadi salurannya kan ini mampet. Ketutup tanah kan longsor. Jadi kita ambil tanahnya, biar salurannya itu lancar," ujar salah satu petugas di lokasi.

Area jalan yang berlubang juga sengaja dilebarkan hingga sekitar 1,5 meter. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah akses petugas dalam membongkar gorong-gorong besi lama yang telah rusak.

Gorong-gorong berbahan besi tersebut nantinya akan diganti seluruhnya dengan struktur beton agar lebih kokoh dan tahan lama.

Setelah perbaikan saluran bawah tanah selesai dilakukan oleh Sudin SDA, Dinas Bina Marga akan melanjutkan pekerjaan dengan menutup dan mengaspal kembali permukaan jalan.

"Sudin dulu yang perbaiki. Nanti setelah kita perbaiki salurannya, nanti Bina Marga yang lanjutin gitu. Jadi kolaborasi," terang Sujatno.

Seluruh rangkaian pekerjaan, mulai dari penggantian saluran hingga pemulihan kondisi jalan, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 hari.

Baca juga: 17 Agustus dari Balik Jeruji, Ketika Kebebasan Terasa Begitu Berharga

Sebelumnya diberitakan, akses Jalan Puri Lingkar Luar (pinggir Tol) arah Kembang Kerep, Jakarta Barat, sempat berlubang dan kini tengah diperbaiki petugas dari Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat bersama Bina Marga Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Sabtu pagi, penanganan di lokasi berlangsung intensif.

Saat ini, area di sekitar titik jalan berlubang telah dipasangi tali pengaman dan pembatas beton.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Timnas tenis meja tak dibebani target tinggi pada Asian Games
• 3 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Siap Beri Nafkah Anak, Kuasa Hukum: Perinciannya Mana?
• 22 jam lalu
0
thumb
Jangan Asal Olahraga Malam! Intensitas Tinggi Dapat Ganggu Kualitas Tidur
• 18 jam lalu
0
thumb
Editorial MI: Demokrasi Hijau
• 7 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Tangkap 14 Orang Jaringan Judi Online Kamboja
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.