Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turut prihatin atas peristiwa hanyutnya ASN Pemkot Bogor bernama Bayu Zulkarnain yang terjatuh ke Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat. Dia berharap korban bisa segera ditemukan.
"Kami prihatin atas peristiwa ini dan berharap saudara Bayu segera ditemukan," kata Dedie kepada detikcom, Sabtu (14/8/2026).
Dia menyebut berdasarkan laporan di lapangan hingga pukul 12.00 WIB siang ini, korban masih dalam pencarian. Petugas SAR gabungan tengah berjibaku mencari Bayu.
"Laporan Kalak BPBD menyampaikan bahwa tidak ada saksi mata di lokasi saat kejadian, motor dalam kondisi berada di atas jembatan yang terlindungi pagar besi, namun helm dan laptop ditemukan di area Sungai Cisadane," ucapnya.
Sebelumnya, pencarian ASN Pemkot Bogor bernama Bayu Zulkarnain yang terjatuh ke Sungai Cisadane, Cipaku, Bogor Selatan, dilanjutkan hari ini. Petugas SAR gabungan telah melakukan pencarian sejak pagi tadi.
"Pagi ini dilakukan operasi SAR hari ketiga sudah dimulai," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko.
Pencarian hari ini dilakukan dengan metode penyelaman dan penyisiran sungai. Dimas Tiko mengatakan radius pencarian korban diperluas sejak hari pertama.
"Masih dengan melakukan upaya penyelaman dan penyisiran. Per kemarin dari titik 0 sampai dengan sekitar 600 meter, hari ini diperpanjang," jelasnya.
Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di Cipaku, Bogor Selatan. Saat kejadia, korban sedang melintas sepulang kerja.
(rdh/fas)






Komentar (0)