Pidato RAPBN 2027 Prabowo Dinilai Beri Arah Pembangunan yang Jelas

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mengapresiasi rangkaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, termasuk penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.

Sarmuji menilai pidato Presiden yang memuat delapan program kerja prioritas nasional sekaligus sejumlah agenda transformasi lanjutan telah memberikan arah pembangunan yang jelas bagi Indonesia.

Delapan prioritas tersebut meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

"Pidato Presiden memberi arah yang jelas ke mana Indonesia akan menuju. Presiden meyakinkan kita bahwa setiap langkah pembangunan yang dirancang dalam RAPBN 2027 ini adalah langkah nyata yang mendekatkan bangsa kita pada cita-cita kemerdekaan," kata Sarmuji, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut, kekuatan pidato Prabowo tidak hanya terletak pada arah kebijakan, tetapi juga pada penjelasan mengenai cara mencapai target pembangunan.

Ia mencontohkan konsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah yang disebut mampu menekan harga Layar Pintar Interaktif (IFP) dari sekitar Rp150 juta menjadi Rp26 juta per unit tanpa mengurangi volume maupun kualitas barang.

"Ini contoh nyata bagaimana efisiensi bisa dilakukan bukan dengan memotong manfaat untuk rakyat, tetapi dengan membenahi cara kerja pemerintah. Presiden tidak hanya bicara soal apa yang ingin dicapai, tetapi juga menunjukkan bagaimana caranya," jelas dia.
 

Baca Juga :

Dasco Sebut 8 Kebijakan Prabowo Berpihak pada Rakyat


(Ketua Fraksi Golkar DPR, M. Sarmuji. Foto: dok Metrotvnews.com)
  Apresiasi peningkatan akses dan mutu pendidikan
Sarmuji juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda.

Ia menyebut 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 sekolah rintisan, serta ratusan mahasiswa yang telah dikirim ke perguruan tinggi terbaik dunia melalui Beasiswa Garuda, sebagai langkah untuk memutus kemiskinan antargenerasi.

"Hanya dengan pendidikan sebuah bangsa bisa mengalami lompatan. Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda menunjukkan negara hadir memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap punya jalan meraih pendidikan terbaik, bahkan hingga ke perguruan tinggi dunia," kata Sarmuji.

Sarmuji turut menyoroti rencana pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis yang disampaikan Prabowo sebagai bagian dari agenda memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

"Kita harus membangun bursa komoditas agar Indonesia bisa menentukan sendiri harga komoditas andalannya. Selama ini kita menjadi produsen besar dunia untuk berbagai komoditas strategis, tetapi harganya justru ditentukan di luar negeri," tegasnya.

Menurut Sarmuji, bursa komoditas dapat menjadi instrumen untuk menciptakan nilai tambah, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kontribusi komoditas strategis terhadap pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan bursa komoditas, kita bisa menciptakan nilai tambah, menjaga kestabilan harga, dan pada akhirnya berimplikasi langsung pada pendapatan negara dan kemakmuran rakyat," ujar legislator dari Jawa Timur itu.

Fraksi Partai Golkar DPR RI menyatakan siap mengawal pembahasan RAPBN 2027 bersama pemerintah secara konstruktif. Golkar juga mendukung percepatan regulasi untuk operasionalisasi bursa mineral dan komoditas strategis serta penguatan kelembagaan pengadaan pemerintah agar lebih efisien.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS di 10 Daerah Alami Gangguan
• 7 jam lalu
0
thumb
Sejumlah Ruas Jalan di Nagekeo NTT Terputus Akibat Gempa 7,7 Magnitudo
• 5 jam lalu
0
thumb
Polda Sulsel dan Polres Pelabuhan Makassar Bentangkan Bendera Merah Putih 81 Meter di Kodingareng Keke Sambut HUT RI ke-81
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa M7,7 NTT
• 3 jam lalu
0
thumb
Pengamat: Digitalisasi layanan UMKM perlu sediakan alternatif akses
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.