Jakarta, VIVA – Perkembangan kendaraan listrik dan industri otomotif nasional kembali menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Kebijakan TKDN, dampak subsidi motor listrik, hingga Ferrari eksklusif yang hanya dibuat untuk satu pelanggan menjadi tiga artikel terpopuler.
1. 10 Perusahaan Motor Listrik Diklaim Penuhi TKDN, Indonesia Tak Mau Jadi Pasar Saja
- Sekretariat Kabinet
Indonesia terus mendorong pengembangan industri kendaraan listrik agar tidak hanya menjadi pasar bagi produk impor. Salah satu upayanya dilakukan melalui peningkatan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN pada produk motor listrik yang dipasarkan di Tanah Air.
Sebanyak 10 perusahaan motor listrik disebut telah memenuhi ketentuan TKDN yang berlaku. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun rantai pasok kendaraan listrik sekaligus mendorong lebih banyak aktivitas produksi dan penggunaan komponen lokal di Indonesia. Baca selengkapnya.
2. Bukan Ferrari Biasa, CZ26 Dibuat Khusus untuk Satu Pelanggan
- Ferrari
Ferrari CZ26 menjadi salah satu contoh bagaimana program Special Projects Ferrari dapat menghasilkan kendaraan yang sangat eksklusif. Mobil ini dibuat sebagai one-off, sehingga hanya tersedia satu unit dan dirancang khusus berdasarkan permintaan seorang pelanggan.
Proses pembuatannya melibatkan Ferrari Design Studio yang berada di bawah arahan Flavio Manzoni. Berbeda dari model produksi massal, mobil one-off seperti CZ26 memberikan ruang bagi pemilik untuk mendapatkan kendaraan dengan karakter desain dan detail yang tidak dimiliki Ferrari lainnya. Baca selengkapnya.
3. Subsidi Terbukti Mempengaruhi Pasar Motor Listrik Nasional
- VIVA/Yunisa Herawati
Program subsidi pembelian motor listrik terbukti memberikan pengaruh terhadap perkembangan pasar kendaraan roda dua berbasis baterai di Indonesia. Insentif tersebut membuat harga kendaraan menjadi lebih terjangkau sehingga dapat menurunkan salah satu hambatan masyarakat untuk beralih dari motor konvensional.
Namun, pertumbuhan pasar motor listrik tidak hanya bergantung pada subsidi. Ketersediaan infrastruktur pengisian atau penukaran baterai, jaringan purnajual, harga, serta kepercayaan konsumen terhadap teknologi juga menjadi faktor yang menentukan keberlanjutan pasar setelah insentif pemerintah berubah. Baca selengkapnya.






Komentar (0)