Gubernur Jateng Tegaskan Capaian Pembangunan Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan di provinsi yang dipimpinnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikan menanggapi pidato kenegaraan Presiden yang menekankan kerja keras untuk kepentingan masyarakat.

"Kita telah mendengarkan pidato Pak Presiden. Intinya, kita harus bekerja keras untuk rakyat," kata Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat.

Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk mendengarkan dan merespons setiap persoalan masyarakat. Menurutnya, berbagai capaian yang disampaikan oleh Presiden harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata di tingkat daerah.

Manfaat Nyata Jadi Tolok Ukur

Ahmad Luthfi menuturkan bahwa tolok ukur keberhasilan pembangunan bukan hanya terletak pada capaian angka semata. Lebih dari itu, keberhasilan harus diukur dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

Dalam konteks Jawa Tengah, momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI yang beriringan dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah menjadi pengingat untuk terus meningkatkan hasil pembangunan.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Fokus pada Penurunan Kemiskinan

Gubernur menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Jawa Tengah telah mengalami penurunan menjadi 9,21 persen. Meski demikian, ia memberikan perhatian penuh kepada sekitar 3,9 juta warga yang masih berada dalam kelompok desil 1 sampai dengan 4.

Dari sisi perekonomian, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat positif. Pada triwulan II tahun 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,71 persen secara tahunan (y on y).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap optimistis meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan fiskal dan ketidakpastian geopolitik. Ahmad Luthfi menegaskan bahwa berbagai capaian di bidang penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan penyerapan tenaga kerja harus terus ditingkatkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Ketua DPRD Kuansing soal Uang Dalam Amplop Diduga dari Bupati untuk Menhut
• 1 jam lalu
0
thumb
Ayah Ibu Tolong Setop Lakukan Kebiasaan Ini-Haram Buat Masa Depan Anak
• 42 menit lalu
0
thumb
Gempa Magnitudo 7.7, Anggota DPR dari NTT Ini Minta Pemerintah Gerak Cepat Selamatkan Warga
• 8 jam lalu
0
thumb
36 Ribu Kendaraan Melintas di Puncak Bogor, Lalin Megamendung-Cisarua Padat
• 6 jam lalu
0
thumb
[FULL] BMKG Akhiri Peringatan Tsunami usai Gempa NTT M 7,7
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.