REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Dua pria berinisial AN (23) dan DK (28) ditemukan tak berdaya dengan luka parah pada bagian lehernya di sebuah kontrakan di Kampung Sawah, RT 05, RW 16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Kamis (13/8/2026) pagi.
AN dilaporkan meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sedangkan DK masih menjalani perawatan intensif. Kronologis dan penyebab pasti peristiwa berdarah itu masih diselidiki kepolisian.
Baca Juga
Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah Kotrakan Kota Cimahi
Disentil KDM Soal Begal dan Tramadol, Walkot Malu Cimahi Kota Tentara tapi Banyak Begal
178 Buruh PT Namnam Kena PHK Jadi Alarm Waspada untuk Industri Garmen di Kota Cimahi
"Terkait motif dan kronologis masih kami dalami. Terkait duel atau apa juga belum bisa menentukan," kata Kapolres Cimahi," kata Kapolres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026). Namun di lokasi kejadian, polisi menemukan dan menyita barang bukti berupa pisau jenis cutter dan palu yang diduga menjadi alat untuk melukai kedua korban. Akibat peristiwa itu, DK mengalami luka robek pada bagian leher dan lengan, sedangkan AN mengalami luka robek pada bagian leher. .rec-desc {padding: 7px !important;} "Barang bukti yang diamankan ada palu, cutter dan HP," ucap Faruk Namun dugaan sementara, terjadi perselisihan di antara keduanya meskipun penyebabnya belum bisa dipastikan. Sebab dalam rekaman CCTV yang sudah diperiksa polisi, hanya AN dan DK yang berada di dalam kontrakan tersebut sebelum akhirnya keduanya ditemukan bersimbah darah. "Memang tidak ada orang lain yang terlibat dan tidak ada saksi yang menyaksikan kejadian. Berdasarkan CCTV hanya mereka yang berada dalam ruangan," ungkap Faruk.
Komentar (0)