Ngawi, ERANASIONAL.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ngawi di Jalan M.H. Thamrin No. 35, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kebakaran hebat pada Jumat petang (14/8/2026).
Kebakaran melanda bangunan aula pertemuan dan gudang penyimpanan perlengkapan musik. Meski api cukup besar, sebanyak 302 warga binaan dipastikan dalam kondisi aman.
Api pertama kali terlihat dari sisi bangunan aula yang berdempetan dengan gudang. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat akibat hembusan angin kencang.
Petugas Lapas sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi.
Kepanikan sempat terjadi di blok hunian warga binaan. Sejumlah warga binaan khawatir api merambat ke area tempat mereka menjalani masa pidana.
Petugas Lapas bersama aparat kepolisian kemudian memberikan penjelasan dan memastikan kondisi mereka tetap aman.
Kasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas II B Ngawi, Suwarno, mengatakan api pertama kali diketahui muncul dari sekitar Aula Pertemuan Lapas.
Menurut dia, dugaan sementara api berasal dari tempat pembakaran sampah yang berada tidak jauh dari bangunan aula.
“Jadi yang terbakar itu aula dan gudang alat musik, bukan blok hunian warga binaan. Pencetusnya kemungkinan dari tempat sampah, hingga menjalar ke gedung aula. Semua warga binaan aman dan tidak dipindahkan. Jumlahnya sebanyak 302 warga,” kata Suwarno.
Saat proses penanganan kebakaran, petugas juga sempat menjebol tembok salah satu ruangan yang terkunci menggunakan kapak.
Langkah tersebut dilakukan karena petugas khawatir terdapat barang berharga di dalam ruangan.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan kobaran api.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit suplai dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus melakukan pembasahan.
Petugas Damkar Ngawi, Nurman Wahyu, memastikan api telah berhasil dipadamkan.
“Akhirnya api bisa kami atasi dan sudah padam. Tidak ada informasi mengenai timbulnya korban,” ujar Nurman.
Dalam insiden tersebut, tidak ada laporan mengenai warga binaan yang melarikan diri atau kabur dari Lapas. Tidak ada pula laporan korban luka maupun meninggal dunia.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dihitung oleh pihak Lapas.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. []






Komentar (0)