Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Diubah Menjadi Kekuatan

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah juga akan memperkuat bursa komoditas, mengoptimalkan aset BUMN, mengembangkan Indonesia International Financial Center.

Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Diubah Menjadi Kekuatan

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, seluruh kebijakan pemerintah diarahkan untuk mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat. 

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya, dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:
Prabowo Sebut DSI Kelola Devisa USD14 Miliar, Guru Besar IPB Soroti Potensi Terjadinya Hal Ini

“Seluruh kebijakan yang kita lakukan memiliki satu tujuan, mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan Indonesia. Renovasi 10.000 puskesmas, pembangunan 441 RSUD, perbaikan seluruh sekolah dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote akan memastikan negara hadir dalam kebutuhan paling dasar rakyat,” kata Prabowo.

Pemerintah juga akan memperkuat bursa komoditas, mengoptimalkan aset BUMN, mengembangkan Indonesia International Financial Center (IIFC), serta membentuk Danantara Development Management Fund (DDMF) untuk membiayai proyek-proyek lintas generasi. Di sektor industri, pemerintah mendorong terciptanya pasar bagi produk nasional melalui subsidi kendaraan listrik. 

Baca Juga:
Prabowo: Demutualisasi BEI Jadikan Pasar Modal Indonesia Terbesar di Dunia

“Kita tidak sedang membangun ekonomi yang hanya besar dalam statistik. Kita sedang membangun negara yang berdaulat dalam keputusan, adil dalam pembagian dan pemerataan, nyata dalam kehidupan rakyat,” katanya.

Untuk itu, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal agenda pembangunan. Setiap program, menurut Presiden, harus memberikan manfaat nyata dan dijalankan dengan disiplin. 

Baca Juga:
Prabowo Bakal Bentuk Lembaga Konsolidasi Belanja, Minta Tak Ada Anggaran HUT Kementerian

“Tidak boleh ada proyek yang hanya besar pada anggaran tetapi kecil manfaat nyata bagi rakyat. Tidak boleh ada insentif tanpa pekerjaan baru. Tidak boleh ada investasi tanpa transfer teknologi. Setiap rupiah harus memiliki tujuan. Setiap kebijakan harus memiliki ukuran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan tugas utama pemerintah adalah melindungi rakyat dari berbagai ancaman mulai dari kemiskinan, kelaparan, pemutusan hubungan kerja, hingga keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong pengutamaan belanja yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat. 

“Pemerintah di semua tingkatan tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, pemerintah desa, kita harus menghilangkan praktek-praktek korupsi, penipuan, mark up, penggelembungan dalam pembelanjaan,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wanita di Cimahi Tiba-tiba Dipukul Pria Pakai Linggis: Pelaku ODGJ
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo Cerita Kisah Risky, Anak Penjual Ikan yang Kembali Sekolah
• 15 jam lalu
0
thumb
Purbaya Pede Penerimaan Perpajakan Rp 2.908 T Tercapai, Ini Kunciannya
• 8 jam lalu
0
thumb
Jadwal Persebaya Surabaya di Super League: Menanti Reuni Emosional Bernardo Tavares di Markas PSM Makassar
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Negara Hadir dalam Setiap Kehidupan Rakyat
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.