KM Nurul Salsa tenggelam di perairan laut Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 15 Juli 2026. Dalam insiden itu, 58 orang berhasil dievakuasi, empat orang lainnya meninggal dunia, menyisakan 14 lainnya yang hilang hingga operasi penyelamatan selesai.
Insiden KM Nurul Salsa ini bukan satu-satunya yang terjadi di tahun ini. Sejak Januari, setidaknya ada tujuh kecelakaan kapal. Berdasarkan catatan kumparan, ada korban jiwa dan luka imbas kecelakaan itu.
Berikut daftarnya:
KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep MaduraKM Mutiara Sentosa II dilaporkan terbakar di Perairan Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Kapal dengan rute Surabaya-Makassar itu mengangkut 238 orang.
Dari jumlah penumpang itu, sebanyak 233 penumpang telah dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara lima orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Belum diketahui penyebab kapal tersebut terbakar.
Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Suntana, mengatakan pihaknya melakukan evaluasi atas peristiwa kebakaran itu. Dia menyatakan akan menindak tegas jika ada unsur pidana.
"Bila ditemukan dugaan tindak pidana hasil penyelidikan oleh Polda, akan kita proses sesuai dengan aturan berlaku. Kementerian Perhubungan sebagai regulator akan memperbaiki dan menyempurnakan supaya hal ini tidak terjadi. Sanksi akan diberikan sesuai dengan aturannya," kata Suntana di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8).
KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan SemayangKecelakaan ini terjadi pada 27 Januari 2026. Saat itu, kapal hendak bersandar di Balikpapan. Namun, kapal tiba-tiba miring dan menyebabkan mobil yang diangkut terguling.
Salah satu mobil yang terguling yakni sebuah truk pengakut beras. Truk itu menjepit kendaraan lain yang ada di lokasi. Imbasnya tiga orang tewas karena insiden tersebut.
KM Anaya Terbakar di Perairan MalukuKapal Motor (KM) Anaya terbakar di perairan Maluku. Saat itu, dipicu oleh puntung rokok yang kena bahan bakar jeriken. Saat insiden terjadi kapal tengah dinaiki 20 ABK.
Kebakaran itu mengakibatkan 5 ABK mengalami luka bakar dan telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Insiden terjadi pada akhir Maret 2026.
KM Sabuk Nusantara 106 di Banda NeiraKapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 106 menabrak penginapan di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Maluku. Kapal tersebut hilang kendali imbas gangguan mesin.
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Selasa (28/4). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah bangunan penginapan dan satu kapal nelayan rusak.
KLM Armada Mulya di NTBKapal Laya Motor (KLM) Armada Mulya kecelakaan di Selat Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Kapal itu saat kecelakaan diisi oleh 44 orang penumpang dan ABK.
Dikutip dari Antara, kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pada Kamis (16/7), saat kapal melintasi perairan Teluk Sanggar, kecelakaan terjadi.
Gelombang besar menghantam kapal hingga lambung kiri bagian depan dan belakang bocor. Air kemudian masuk ke kapal tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bunda Maria di Perairan Ora TidoreKapal Motor (KM) Bunda Maria yang melayani rute Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, menuju Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, kandas di perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (13/8) malam.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan kapal mengalami gangguan pada sistem Global Positioning System (GPS) saat berlayar dari Ternate menuju Babang.
Menurut Iwan, kapal tersebut membawa 142 penumpang serta muatan campuran sekitar lima ton. Meski sempat terjebak akibat kondisi air laut surut, seluruh penumpang dipastikan dalam keadaan selamat.
Surutnya air laut dan kondisi malam yang gelap membuat kapal tidak dapat segera kembali ke jalur pelayaran. Warga di sekitar lokasi juga sempat berdatangan untuk memberikan bantuan. Namun, proses evakuasi terkendala kondisi perairan yang tidak memungkinkan.
Setelah menunggu lebih dari tiga jam, KM Bunda Maria akhirnya berhasil diputar haluan dan dikawal menggunakan kapal patroli Basarnas Ternate menuju Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate.
Kapal tiba dengan selamat di Pelabuhan Ahmad Yani sekitar pukul 05.40 WIT, Jumat (14/8). Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
KM Nurul Salsa di Perairan SelayarKM Nurul Salsa tenggelam di perairan laut Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 15 Juli 2026. Ada 76 orang di kapal tersebut. Hingga akhir evakuasi, 58 orang di antaranya berhasil ditemukan selamat, 4 orang ditemukan meninggal dunia, dan 14 orang masih hilang.
Dalam insiden tersebut, kapal mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya tenggelam.






Komentar (0)