Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani merespons pertemuan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Sugiono dengan sejumlah sekjen partai politik anggota koalisi pemerintah.
Pertemuan tersebut digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah sekjen partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintah hadir dalam pertemuan tersebut, sementara PDIP tidak termasuk di dalamnya.
Puan mengaku belum mengetahui secara pasti isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut karena tidak ada perwakilan PDIP yang hadir.
“Ya belum tahu ada apa isinya, karena kan nggak ada yang ada di situ,” kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Meski demikian, Puan menilai pertemuan tersebut semestinya membahas langkah bersama setelah Indonesia melewati 81 tahun kemerdekaan.
“Namun, ya pasti, harusnya itu pertemuan untuk membicarakan bagaimana ke depannya setelah 81 tahun ini,” ujar Puan.
Puan juga mengatakan kemungkinan akan menanyakan langsung isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.
“Dan, mungkin nanti saya akan tanya apa isi pembicaraannya,” kata Puan.
Sekjen Parpol Koalisi BertemuSebelumnya Sugiono duduk bersama para sekjen partai politik anggota koalisi Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sugiono mengatakan, pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat komunikasi antarpartai politik koalisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.
“Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono.
Sejumlah partai yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para sekjen partai politik untuk bersilaturahmi sekaligus membahas komunikasi antarpartai dalam koalisi pemerintah. Namun, tidak adanya perwakilan PDIP dalam pertemuan tersebut menjadi perhatian ketika Puan dimintai tanggapan.
Puan memilih tidak berspekulasi mengenai isi pertemuan tersebut. Ia menegaskan, belum mengetahui pembahasan yang berlangsung karena PDIP tidak berada dalam forum tersebut.
Karena itu, Puan membuka kemungkinan menanyakan langsung isi pembicaraan kepada pihak yang hadir. Menurutnya, informasi mengenai agenda dan pembahasan pertemuan diperlukan agar tidak muncul asumsi mengenai hal yang dibicarakan para partai politik yang hadir.






Komentar (0)