Apple Kirim Peringatan Ancaman Spyware ke Pengguna di 110 Negara

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Apple kembali mengirimkan peringatan keamanan kepada pengguna perangkatnya di 110 negara. Peringatan tersebut ditujukan kepada orang-orang yang diduga menjadi target serangan mercenary spyware, yaitu perangkat lunak mata-mata canggih yang biasanya dikembangkan atau digunakan oleh pihak yang memiliki sumber daya besar.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Apple melindungi pengguna dari serangan siber tingkat tinggi yang dapat menargetkan perangkat iPhone, iPad, dan Mac. Melalui sistem peringatan yang diperbarui, Apple ingin memastikan pengguna yang menjadi target dapat mengetahui ancaman lebih cepat dan segera mengambil langkah perlindungan.

Peringatan Muncul di Layar Kunci iPhone

Apple memperbarui cara menyampaikan notifikasi ancaman tersebut. Peringatan kini dapat muncul langsung di layar kunci iPhone melalui notifikasi push.

Dengan cara ini, pengguna diharapkan tidak melewatkan informasi penting mengenai potensi serangan. Pesan yang muncul akan menjelaskan bahwa Apple mendeteksi adanya serangan mercenary spyware yang menargetkan perangkat mereka dan memberikan arahan mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi data.

Peringatan tersebut tidak hanya muncul di layar kunci. Apple juga mengirimkan pemberitahuan melalui email dan menampilkannya ketika pengguna masuk ke akun Apple mereka.

Apple Sarankan Aktifkan Lockdown Mode

Menerima peringatan dari Apple tidak selalu berarti perangkat pengguna sudah berhasil diretas. Namun, Apple menyarankan penerima notifikasi untuk segera meningkatkan perlindungan perangkat.

Salah satu langkah yang direkomendasikan adalah mengaktifkan Lockdown Mode. Fitur ini dirancang khusus untuk menghadapi serangan siber yang sangat canggih dengan membatasi sejumlah fungsi perangkat dan mengurangi celah yang dapat dimanfaatkan spyware.

John Scott-Railton, peneliti senior dari Citizen Lab, menyarankan untuk menindaklanjuti serius notifikasi yang diterima pengguna Apple. Menurutnya, peringatan dari Apple tidak hanya membantu korban melindungi perangkat, tetapi juga dapat menjadi titik awal untuk mengungkap serangan yang lebih luas.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BTN-PPATK Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni untuk Keluarga Prasejahtera
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Indonesia Aman dari Krisis Pangan, Siap Hadapi El Nino
• 8 jam lalu
0
thumb
EURO Siapkan Rights Issue 2 Miliar Saham, Potensi Dilusi Hingga 43,97 Persen
• 10 jam lalu
0
thumb
Charles Honoris Sebut Kasus Keracunan MBG Hampir Terjadi Tiap Hari, Soroti Kepemimpinan Sudaryono
• 1 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Bongkar Jaringan Judol Ujangbet, Transaksi Capai Rp 890 Miliar
• 11 menit lalu
0
Berhasil disimpan.