JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, proyek mobil listrik nasional akan mulai diproduksi secara massal pada akhir tahun 2028.
"Kita rencanakan mobil nasional kita, kita produksi secara massal di akhir tahun 2028," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna Ke-1 DPR Tahun 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, fasilitas untuk proyek mobil nasional sudah dibangun di daerah Subang.
Selain itu, Prabowo membanggakan proyek motor listrik nasional yang baru diluncurkan pada Kamis (13/8/2026) di Cikarang, Jawa Barat.
"Ekosistem motor nasional sudah bekerja. Dua perusahaan swasta besar telah bekerja. Dua BUMN juga telah mulai produksi motor listrik," ucap dia.
Baca juga: Prabowo Tak Mau Ada Proyek Anggarannya Besar, tetapi Manfaatnya Kecil
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo meluncurkan 20.000 motor listrik nasional (molinas) buatan PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis kemarin.
"Hari ini launching, hari ini saya tanda tangani, karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20.000 motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200.000 saya datang lagi. 2 juta saya datang lagi," kata Prabowo dalam acara peresmian.
Prabowo pun meminta Danantara mendukung Molinas ini.
Kepala negara juga berencana memproduksi motor listrik nasional ini tanpa uang muka dan bunga kredit yang rendah.
Baca juga: Prabowo Umumkan Calon Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali
Pada momen ini, ia berkelakar bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak terlalu suka dengan rencana itu.
"Tadi kita bicarakan, Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka tapi ya ini ujungnya you akan juga suka, di ujungnya. Kita akan turunkan apa itu? Bunga. Bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat! Kemudian kita usahakan tidak pakai DP!" kata Prabowo.
Menurut Prabowo, penggunaan motor listrik akan lebih hemat daripada motor bensin.
"Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50 persen pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak gitu," ucap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)